BanjarmasinPost/

Berita Tanahlaut

Nelayan Muara Kintap Ingin Perda Perlindungan Alat Tangkap Ikan dan Kapal Nelayan yang Tenggelam

Itu karena peristiwa yang dialami nelayan Muara Kintap, bernama Abdul Razak (40) hingga kini kapalnya tak ditemukan.

Nelayan Muara Kintap Ingin Perda Perlindungan Alat Tangkap Ikan dan Kapal Nelayan yang Tenggelam
Banjarmasinpost.co.id /Mukhtar Wahid
Kapal nelayan ditambatkan di pesisir Desa Muara Kintap, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut, Jumat (9/2/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Perairan Asamasam tidak aman bagi nelayan kecil. Itu karena peristiwa yang dialami nelayan Muara Kintap, bernama Abdul Razak (40) hingga kini kapalnya tak ditemukan.

Abdul Razak yang awalnya memiliki enam anak buah mencari ikan di perairan Asamasam. Kini menjadi anak buah kapal lainnya karena kapalnya dan alat tangkap ikan yang tenggelam belum ditemukan.

Alimuddin alias Aco, warga Desa Muara Kintap, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut, menceritakan, Abdul Razak adalah anggota kelompom nelayan yang dikelolanya.

Pasca kapal dan alat tangkap ikan tenggelam di perairan Asamasam pada November 2016 lalu, Abdul Razak tidak pernah mendapatkan bantuan sosial. Upaya sudah dilakukan tetap tak membuahkan hasil.

Baca: VIDEO - Rambut dan Kulit Kepala Terkelupas, Hebatnya Perempuan Ini Masih Sadar

Alimuddin mempertanyakan nasib nelayan lainnya jika mengalami hal serupa, seperti yang dialami Abdul Razak. Apakah nelayan yang jatuh miskin tidak mendapat bantuan sosial.

Selama ini, nelayan yang menerima bantuan adalah nelayan yang meninggal dunia atau korban yang terluka ditabrak kapal tongkang. Bagaimana dengan nelayan yang kapal dan alat tangkapnya tenggelam.

Menurutnya, sejak kapal nelayan dan alat tangkap ikan lenyap tenggelam di perairan Asamasam. Korban tidak pernah mendapatkan bantuan sosial.

Baca: Hasil Perempat Final Badminton Asia Team Championships 2018 - Anthony Antar Indonesia ke Semifinal

Alimuddin berharap Pemerintah Kabupaten Tanahlaut dan anggota DPRD Tanahlaut membuatkan peraturan daerah tentang perlindungan terhadap kapal nelayan dan alat tangkap yang tenggelam.

Halaman
12
Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help