Perang Tarif Hotel di Banjarmasin

Tiap Hari Ada Pengajuan, PHRI Kalsel Desak Pemko Banjarmasin Moratorium Izin Hotel

Tak hanya di Banjarmasin, PHRI juga ingin ada moratorium pendirian hotel baru di Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Tiap Hari Ada Pengajuan, PHRI Kalsel Desak Pemko Banjarmasin Moratorium Izin Hotel
Harian Banjarmasin Post Edisi Jumat (2/9/018) Halaman 13 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Kalsel, mendesak Pemko Banjarmasin untuk menghentikan sementara perizinan pembangunan hotel di kota seribu sungai tersebut.

"Kita harapkan sampai dua tahun ke depan, tak ada izin baru lagi untuk pendirian hotel lagi di Banjarmasin," kata Ketua PHRI Kalsel, Dodot Wahyudin, Kamis (8/2).

Tak hanya di Banjarmasin, PHRI juga ingin ada moratorium pendirian hotel baru di Banjarbaru dan Kabupaten Banjar. Saat ini yang diperlukan saat ini adalah hotel bintang empat untuk mendukung terwujudnya kota Mice, yakni Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition" (Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran) di tiga wilayah, Banjarbaru, Banjarmasin dan Kabupaten Banjar.

Baca: BREAKINGNEWS: Mobil APV Masuk Sungai di Mandastana Tiga Tewas

Dijelaskan Dodot, pertumbuhan hotel bintang tiga dan non bintang di Banjarmasin sudah cukup keberadaaannya. pertumbuhan hotel bintang tiga dan non bintang tak dikendalikan, maka dipastikan akan terjadi penurunan tingkat hotel.

"Peningkatan pertumbuhan hotel di Banjarmasin mencapai 10 persen," katanya.

Kalsel, sambungnya, tak akan bisa mengalahkan wisata pantai seperti Lombok dan Bali. Untuk itu, Banjarmasin harus punyai nilai jual lain seperti menjadikan sebagai kota Mice. Seperti
pada 28 Februari sampai 3 Maret mendatang akan digelar ultah dan rapat koordinasi nasional (rakornas) Satpol PP se-Indonesia.

Baca: Terungkap, Panjang Tiang Pancang P3 Jembatan Mandastana Batola 10 Meter Lebih Pendek dari Desain

Usulan PHRI Kalsel, sambung Dodot, yakni moratorium izin pembangunan hotel baru sudah disampaikan dua tahun lalu ke Wali Kota Banjarmasin, Wali Kota Banjarbaru dan Bupati Banjar. Namun saat ini kurang mendapat tanggap serius.

"Kebutuhan moratorium pembangunan hotel ternyata baru terasa perlu sekarang. Perang tarif antar hotel dan tingkat hunian hotel turun. Anggota PHRI di Banjarmasin saat ini ada sekitar 80 hotel," paparnya.(ogi)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved