Berita Banjarmasin

Kecelakaan Maut di Puntik, Tangisan Pilu Bocah Lelaki Itu Mengiringi Kepergian Jasad sang Ayah

Andre, anak dari satu korban kecelakaan maut yang menewaskan tiga orang di Jalan Hasan Basri, Desa Puntik, Kecamatan Mandastana

Kecelakaan Maut di Puntik, Tangisan Pilu Bocah Lelaki Itu Mengiringi Kepergian Jasad sang Ayah
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN – Andre, anak dari satu korban kecelakaan maut yang menewaskan tiga orang di Jalan Hasan Basri, Desa Puntik, Kecamatan Mandastana, Batola, menangis tanpa henti.

Sembari berteriak memanggil sang ayah dalam tangisannya, bocah itu mengantarkan jasad ayahnya yang ditandu keluar rumah.

Andre adalah anak dari Sustrisno.

Sutrisno merupakan satu korban kecelakaan maut yang ditemukan tewas beberapa jam setelah kejadian.

Suasana haru menyelimuti pemakaman lelaki berusia 31 tahun tersebut.

Baca: Asal-usul Obat Kuat Hajar Jahanam : Bentuk Cair Juga Banyak di Pasaran!

Bagaimana tidak, tangisan keluarga mengiringi kepergiannya kala di keranda mayat.

Bahkan sang anak, Andre, tak henti-hentinya memanggil ayahnya siang itu di rumah duka, Desa Karang Bunga, Kecamatan Mandastana, Barito Kuala, Jumat (9/2).

Tangisan Andre pun memicu kesedihan para tamu yang melayat.

Anak kelas tiga SD itu seolah tidak menerima ayahnya meninggal.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved