Berita Kotabaru

Kelompok Khalifah di Pulau Sebuku Bikin Resah, Pengikutnya Bisa Masuk Surga Setelah Dibai'at

Bukan saja mulai meresahkan warga, keberadaan sebuah aliran diduga sesat yang menamakan dirinya khalifah juga menuai protes

Kelompok Khalifah di Pulau Sebuku Bikin Resah, Pengikutnya Bisa Masuk Surga Setelah Dibai'at
banjarmasinpost.co.id/herliansyah
Kades Rampa, Kecamatan Pulau Sebuku M Ilham

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Bukan saja mulai meresahkan warga, keberadaan sebuah aliran diduga sesat yang menamakan dirinya khalifah juga menuai protes dan penolakan keberadaan aliran tersebut di Kecamatan Pulau Sebuku.

Kepala Desa Rampa, Kecamatan Pulau Sebuku M Ilham misalnya, mengatakan menolak keras keberadaan aliran tersebut terlebih saat akan melakukan kegiatan di desanya.

"Ya. Berapa kali pengurus dari mereka melalui warga kami meminta izin melakukan kegiatan di Desa Rampa tidak aku izinkan," kata Ilham, Sabtu (10/2/2018).

Ilham mengungkapkan, menolak keras kelompok dari pengurus khalifah yang sebagian dari warga lokal di Desa Ujung dan Sekapung, Kecamatan Pulau Sebuku melalukan kegiatan seperti dakwah dan kegiatan lainnya.

Baca: Asal-usul Obat Kuat Hajar Jahanam : Bentuk Cair Juga Banyak di Pasaran!

Karena ia mengetahui ajaran ajaran disampaikan aliran khalifah, tidak sesuai dengan ajara Islam sesungguhnya.

"Pernah beberapa kali kepolisian dari Polda Kalsel datang ke sana. Berarti itu sudah ajaran yang salah," ucap Ilham.

Sementara itu, Kepala Satuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotabaru Adi Sutomo membenarkan, adanya aliran sesat yang kini meresahkan masyarakat di Pulau Sebuku.

Menurut Adi, ajaran sesat dilakukan kelompok menamakan dirinya khalifah.

Atau pemimpin dan pemuka agama yang dapat membuat umat islam masuk surga bila sudah dibai’at, dimandikan pemimpin dari ajaran tersebut.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help