Berita Kotabaru

Pengurus Masjid Resah, Maling Uang Kotak Amal Belum Tertangkap

Pencurian uang kotak amal mulai meresahkan warga khususnya pengurus masjid. Dalam sebulan terakhir

Pengurus Masjid Resah, Maling Uang Kotak Amal Belum Tertangkap
BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah
(Ilustrasi) Uang di kotak amal. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pencurian uang kotak amal mulai meresahkan warga khususnya pengurus masjid.

Dalam sebulan terakhir sudah berapa masjid, uang sumbangan masyarakat dikuras habis pencuri.

Sebelumnya dua malam berturut-turut uang dibeberapa kotak amal masjid Husnul Khatimah dikuras habis. Maling spesialis kotak amal itu juga menguras uang di sumbangan masyarakat di masjid Miftahul Janah.

Kejadian serupa kembali terjadi di masjid Istiqomah, Jumat (9/2/2018) sekitar pukul 00.30 Wita. Kali ini maling spesialis kotak amal itu habis menguras uang di kotak amal untuk anak yatim piatu di panti asuhan Istiqomah.

Baca: Asal-usul Obat Kuat Hajar Jahanam : Begini Cara Menggunakannya untuk Hasil Maksimal

Baca: Gila! Agar Diakui sebagai Orang Kaya, Sekelompok Pria Bertaruh Bakar Uang, Akhirnya Tak Terduga

Baca: Ya Ampun Mahar 42 Juta Tak Dipenuhi, Suami Tega Diam-diam Jual Ginjal Istri

Abdul Rohim, pengurus masjid Istiqomah mengatakan, pencurian uang kotak amal di masjid Istiqomah kerap terjadi.

"Sudah sering terjadi. Dan, ini sudah sangat meresahkan," kata Rohim, Jumat (9/2/2018).

Menurut Rohim, pencurian di masjid Istiqomah selain kerab terjadi. Namun, kerab menjadi sasaran pelaku adalah uang kotak amal untuk anal yatim piatu di panti asuhan.

"Padahal sudah dipasang rantai. Rantainya dibongkar. Bisa juga kotak amalnya ditemukan di sungai. Sebelumnya uang yang diambil berkisar Rp 6 juta," katanya.

Ditambahkan, uang dalam kotak diambil sebulan sekali untuk diberikan ke panti asuhan.

Karena pencurian kotak amal sudah sangat meresahkan, Rohim berharap pelaku secepatnya ditangkap.

"Ya mudah-mudahan pelakunya cepat ditangkap," harapnya. (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved