Waduh, 3 Daerah di Kalsel Masih Jadi Sorotan Kasus Difteri, Simak Ciri dan Pencegahannya

Tiga daerah yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tanahlaut, masih disorot soal banyaknya yang suspect difteri.

Waduh, 3 Daerah di Kalsel Masih Jadi Sorotan Kasus Difteri, Simak Ciri dan Pencegahannya
BANJARMASINPOST.co.id/nurholis huda
Kadinkes Kalsel, H Muslim, di acara diseminasi dan sosialisasi Measies Rubella (MR), Sabtu (10/2/2018). 

BANJARMASIN POST.CO.ID-BANJARMASIN - Tiga daerah yakni Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tanahlaut, masih disorot soal banyaknya yang suspect difteri.

Hal tersebut disampaikan oleh Kadinkes Kalsel, H Muslim, Sabtu (10/2/2018) di sela acara diseminasi dan sosialisasi Measies Rubella (MR).

"Terbanyak masih di Banjarbaru, dua bulan ini saja sekitar 16," kata Muslim.

Difteri adalah infeksi bakteri yang umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan, serta terkadang dapat memengaruhi kulit.

Penyakit ini sangat menular dan termasuk infeksi serius yang berpotensi mengancam jiwa.

Karena itu untuk dilakukan pencegahan maka, Dinkes Kalsel melakukan seminar desiminasi difteri ini.

"Ini merupakan kerjasama dengan dinas kesehatan Prov Kalsel cab RUD Ulin Banjarmasin serta Ikatan Dokter anak indonesia (IDAI) Cabang Kalsel.

Tanda-tanda

Difteri merupakan penyakit menular disebabkan kuman Corynebacterium Diptheriae dan menyerang faring, laring atau tonsil.

Bakteri penyebab difteri mengeluarkan racun yang menyebabkan kelumpuhan susunan syaraf tepi dan pusat, serta gagal ginjal.

Halaman
1234
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help