Berita Kotabaru

Disbudpar Kotabaru Berang, Ribuan Potong Kayu Berserakan di Objek Wisata Pantai Teluk Tamiang

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kotabaru Kharian Anshari menyatakan, pihaknya akan menyelidiki

Disbudpar Kotabaru Berang, Ribuan Potong Kayu Berserakan di Objek Wisata Pantai Teluk Tamiang
BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah
Ribuan potong kayu teronggok di pantai Teluk Tamiang. Foto diambil Sabtu (10/2/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Kotabaru Kharian Anshari menyatakan, pihaknya akan menyelidiki asal-muasal ribuan kayu terdampar di sepanjang pesisir pantai objek wisata Teluk Tamiang, Kecamatan Pulaulaut Tanjung Selayar.

Menurut Khairian ribuan kayu menyemut di pesisir sepanjang pantai Teluk Tamiang, perlu diselidiki asal muasalnya apakah sengaja dibuang atau ada motif lain.

"Jadi perlu kami selidiki lagi dari mana sebenarnya asal ribuan kayu itu," jelas Khairian dikonfirmasi melalui telepon genggamnya, Minggu (11/2/2018).

Sebab Khairian menegaskan, keberadaan ribuan kayu dengan berbagai ukuran mulai dari dua sampai tiga meter serta diameter bervariatif, itu disbudpar Kotabaru tidak hanya dirugikan.

Tapi juga mengancam kerusakan kelestarian trumbu karang di pesisir Teluk Tamiang yang notabennya sebagai objek wisata bahari andalan daerah ini.

Namun karena kayu berjumlah ribuan, Khairian pesimistis bisa dilakukan dengan menggunakan tenaga manusian.

Rencana disbudpar Kotabaru berkoordinasi dengan instansi terkait yaitu, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kotabaru untuk penggunaan alat.

"Hanya Binamarga memiliki alat. Sambil kami sampaikan masalah ini ke bupati. Hari selasa ini kami turun ke lapangan," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan ribuan kayu jenis akasia terdampar di sepanjang pesisir pantai Teluk Tamiang. Oleh warga yang bergotong royong sebagian kayu berhasil dievakuasi ke pantai.

Saking banyaknya kayu, evakuasi dilakukan ratusan warga tidak bisa maksimal.

Warga khawatir kayu yang hanya ditumpuk di pantai kembali hanyut dan kembali ke pantai saat air pasang datang.

Kepala Desa Teluh Tamiang, Borahim mengatakan, jika tidak segera dievakuasi ke lokasi aman. Ribuan kayu akan menjadi ancaman kerusakan trumbu karang di perairan itu.

Ia juga berharap pemilik kayu mengetahui dan segera melakukan evakuasi, sehingga pesisir pantai kembali bersih. (BANJARMASINPOST.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help