Bumi Antaluddin

Jaga Kelestarian Alam Loksado, Bupati HSS Janjikan Ini

Bupati Hulu Sungai Selatan(HSS) H Achmad Fikry melaksanakan kegiatan Safari Jum’at di Mesjid Fathul Husna Desa Panggungan Kecamatan Loksado

Jaga Kelestarian Alam Loksado, Bupati HSS Janjikan Ini
istimewa/humas dan protokol
Kegiatan safari Jumat di Kecamatan Loksado 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Bupati Hulu Sungai Selatan(HSS) H Achmad Fikry melaksanakan kegiatan Safari Jum’at di Mesjid Fathul Husna Desa Panggungan Kecamatan Loksado, HSS, Jumat, (9/2).

Kondisi mesjid sedang direhab total, sehingga pelaksanaan salat Jumat untuk sementara dilaksanakan di gedung serbaguna yang letaknya tepat berseberangan dengan lokasi pembangunan Masjid Fathul Husna.

Pada kesempatan tersebut Bupati HSS menyerahkan dana ZIS (Zakat Impaq dan Sedekah) dari Bank Kalsel Syariah Cabang Kandangan kepada panitia pembangunan Masjid Fathul Husna sebesar Rp 35 juta.

Bupati H Achmad Fikry menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan masjid yang berusaha keras baik secara fisik maupun materi dalam melaksanakan pembangunan mesjid.

Kegiatan safari Jumat di Kecamatan Loksado
Kegiatan safari Jumat di Kecamatan Loksado (istimewa/humas dan protokol)

Fikry berpesan jika nantinya masjid sudah selesai dibangun agar senantiasa selalu dimakmurkan diisi dengan salat berjamaah maupun kegiatan keagamaan lainnya.

Terkait dengan Kecamatan Loksado, Bupati mengatakan telah menerima kunjungan dari tokoh masyarakat maupun tokoh adat yang menyampaikan ungkapan terima kasih kepada pemerintah daerah dan juga kepada pihak PLN atas terpasangnya jaringan listrik di beberpa desa di Kecamatan Loksado.

Pihaknya juga menerima aspirasi warga yang ingin dibangunkan jalan dan jembatan yang permanen di wilayah Kecamatan Loksado.

Menurut Bupati pembangunan jalan dan jembatan di beberapa wilayah di Kecamatan Loksado segera dianggarkan di tahun mendatang.

Khusus untuk jembatan di Loklahung, lebar jembatan nantinya hanya bisa dilalui oleh mobil ukuran kecil seperti mobil pick up.

Situasi yang demikian dilakukan demi usaha menjaga hutan lindung Loksado agar tidak rusak dijamah oleh pembalak liar.

Dikhawatirkan jika jembatan lebar mobil truck bisa masuk dan berpeluang untuk terjadinya pembalakan liar dan pohon-pohon hutan Loksado akan ditebang diangkut dengan truck.

Ditegaskannya bahwa selama lima tahun memimpin Kabupaten HSS tidak pernah satu pun mengeluarkan izin tambang.

Semua itu dilakukan demi komitmen mencegah kerusakan lingkungan khususnya diwilayah kawasan Loksado dan sekitarnya. (*/aol)

Simak pula informasi pembangunan Hulu Sungai Selatan di tautan berikut ini

Penulis: Aprianto
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved