Berita Kotabaru

Pengelola Bank Sampah Sebuku Bingung, 5 Bulan Tidak Bisa Mengirim Sampah ke Kotabaru

Sampah ekonomis Bernilai Rp juta di bank sampah Bangun Bersama, Desa Rampa, Kecamatan Pulau Sebuku

Pengelola Bank Sampah Sebuku Bingung, 5 Bulan Tidak Bisa Mengirim Sampah ke Kotabaru
Istimewa
Sampah ekonomis Bernilai Rp juta di bank sampah Bangun Bersama, Desa Rampa, Kecamatan Pulau Sebuku hanya ditumpuk. Sudah lebih kurang lima bulan sampah tidak bisa terangkut ke Kotabaru. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sampah ekonomis Bernilai Rp juta di bank sampah Bangun Bersama, Desa Rampa, Kecamatan Pulau Sebuku hanya ditumpuk. Sudah lebih kurang lima bulan sampah tidak bisa terangkut ke Kotabaru.

Bahkan muncul kekhawatiran pengelola tidak bisa lagi menerima sampah dari masyarakat, lantaran tidak adanya perputaran uang. Sementara modal dimiliki pengelola terus menipis.

Selain mengurangi volume sampah tidak memiliki nilai ekonomis, oleh pengelola terpaksa harus dibakar.

Amat Kaluku, pengelola bank sampah Bangun Bersama, Desa Rampa, mengatakan tidak terkirimnya sampah-sampah yang tidak ditumpuk di gudang penyimpanan selama lebih kurang lima bulan.

Dikemukakan Amat Kaluku, hal itu buntut dari tidak beroperasinya lagi PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO).

Baca: LIVE STREAMING Sriwijaya FC Vs Bali United Malam Ini - Link Live Streaming Indosiar di Sini

Baca: LIVE STREAMING Final Putra Badminton Asia Team Championships 2018 - Kado Ultah Susy Susanti

Menurut dia, selama ini sampah diangkut dengan menumpang truk milik PT MBR subkontraktor PT Silo. Dengan cara itu pengelola tidak mengeluarkan biaya untuk pengangkutan sampah ke Kotabaru.

"Ya biaya feri ditanggung truk perusahaan. Karena truk sekalian mengambil barang ke Kotabaru," jelasnya.

Sistem penghematan ini dilakukan pengelola bank sampah, masih menurut Amat Kaluku, seban mereka tidak memiliki modal banyak.

Halaman
12
Penulis: Herliansyah
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved