Berita Tanahbumbu

Terbata-bata, Pria Tua Itu Menceritakan Sejarah Perjuangan Pagatan di Depan Puluhan Anak Muda

Meski diguyur hujan dengan intensitas cukup lebat, tetapi Fadli Zour, yang saat ini sudah berusia 79 tahun tetap semangat

Terbata-bata, Pria Tua Itu Menceritakan Sejarah Perjuangan Pagatan  di Depan Puluhan Anak Muda
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Meski diguyur hujan dengan intensitas cukup lebat, tetapi Fadli Zour, yang saat ini sudah berusia 79 tahun tetap semangat menjelaskan sejarah perjuangan pahlawan Pagatan 7 Februari kepada puluhan mahasiswa dan pelajar. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Meski diguyur hujan dengan intensitas cukup lebat, tetapi Fadli Zour, yang saat ini sudah berusia 79 tahun tetap semangat menjelaskan sejarah perjuangan pahlawan Pagatan 7 Februari kepada puluhan mahasiswa dan pelajar.

Pertemuan antara Fadli Zour dengan mahasiswa digagas oleh Komunitas Pemuda Pecinta Alam Kabupaten Tanahbumbu.

Karena hujan yang makin lebat, ngaji sejarah yang semula dilakukan di lapangan terbuka digeser ke dalam tenda.

Pertemuan digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 7 Februari bertajuk 'Cintai Alamnya dan Resapi Sejarahnya' yang digelar di Benteng Mattone, Desa Kampung Baru, Kecamatan Kusan Hilir, Kabupaten Tanahbumbu, Sabtu (10/2/2018) kemarin.

Baca: Pernikahan Pertama dengan Suami Orang, Pernikahan Kedua, Suami Sendiri Tanpa Berbagi

Fadli Zour, meski dengan terbata-bata, tapi daya ingatnya masih cukup kuat, menjelaskan bahwa masyarakat Pagatan di zaman dulu dikenal memiliki intelektualitas yang disegani oleh komunitas masyarakat lainnya, terutama oleh para penjajah.

Itu dibuktikan dengan berdirinya sejumlah organisasi masyarakat di Pagatan di era tahun 40an.

Apalagi, sebagian warga yang tinggal di Pagatan berasal dari Bone, Sulawesi Selatan yang lebih maju dan secara kultural sangat keras dalam memegang prinsip dan tidak kenal rasa takut.

Dengan modal keberanian itulah, masyarakat Pagatan melakukan perlawanan terhadap serangan kejutan tentara Belanda pada 7 Februari 1946.

Baca: Ayahnya Mati Karena Kanker, Pria Ini Mengenakan Kurungan Besi di Kepalanya, Alasannya Bikin Haru

Halaman
12
Penulis: Man Hidayat
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help