BanjarmasinPost/

Berita Tanahlaut

12 Polisi Disiapkan untuk Jadi Pengawal Pribadi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di Tala

Sebanyak 12 personel Polri di lingkungan Polres Tanahlaut disiapkan sebagai pengawal pribadi atau Walpri

12 Polisi Disiapkan untuk Jadi Pengawal Pribadi Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati di Tala
banjarmasinpost.co.id/muktar wahid
Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan menyiapkan pengawal pribadi bagi peserta dan penyelenggara Pilkada serentak 2018 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sebanyak 12 personel Polri di lingkungan Polres Tanahlaut disiapkan sebagai pengawal pribadi atau Walpri pasca penetapan pasangan calon peserta pemilihan bupati dan wakil bupati Tanahlaut.

Itu dikatakan Kapolres Tanahlaut AKBP Sentot Adi Dharmawan seusai menyaksikan penyampaian berkas hasil rapat pleno penetapan pasangan calon di KPU Kabupaten Tanahlaut, Senin (12/2/2018).

Peruntukan ke 12 polisi itu, lanjut AKBP Sentot Adi Dharmawan masih ditambah empat anggota Brimobda Polda Kalsel untuk pasangan calon dan selebihnya untuk mengawal komisioner KPU dan Panwaslu Kabupaten Tanahlaut.

Informasi dihimpun Walpri itu diikuti 22 Polisi yang bertugas di Polres Tanahlaut. Semua itu harus menjalani tes dan kemampuan sehingga hanya sebagian yang dinyatakan memenuhi syarat.

Terkait pemetaan kerawanan tahapan Pilkada di Tanahlaut, AKBP Sentot Adi Dharmawan mengaku acuannya potensi konflik dan sudah dipetakan yaitu konflik rata batas antar Kabupaten dan konflik tata batas antardesa.

Potensi konflik lainnya daftar pemilih tetap (DPT). Terkait DPT ini, AKBP Sentot Adi Dharmawan mengaku terus berkoordinasi dengan KPU Kabupaten Tanahlaut dan Panwaslu Kabupaten Tanahlaut.

Ditanya kesiapan tim patroli cybercrime di media sosial, AKBP Sentot Adi Dharmawan mengaku bekerjasama dengan tim cybercrime Polda Kalsel dan tim Humas Polres Tanahlaut untuk melakukan patroli di media sosial.

"Tentunya jika ditemukan indikasi tindak pidana akan ditindaklanjuti dan counter opini publik juga dilakukan terhadap informasi palsu atau hoax," katanya. (*)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help