BanjarmasinPost/

Berita Tanahlaut

Kasihan, Disuruh Dokter RS Boejasin Rawat Jalan, Bayi Prematur Ini Terpaksa Tidur Pakai 2 Bola Lampu

Bayi berjenis kelamin laki-laki ini hanya diterangi dua bola lampu 5 watt di rumah kerabatnya di Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan,

Kasihan, Disuruh Dokter RS Boejasin Rawat Jalan, Bayi Prematur Ini Terpaksa Tidur Pakai 2 Bola Lampu
via BANJARMASINPOST.co.id/mukhtar wahid
(Foto: Kiriman Warga Desa Batakan) Bayi prematur di Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, ini terpaksa dirawat dengan menggunakan dua bola lampu setelah disarankan dokter di RSUD Boejasin Pelaihari untuk dirawat jalan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Bayi berjenis kelamin laki-laki ini hanya diterangi dua bola lampu 5 watt di rumah kerabatnya di Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut.

Lahir dengan kondisi prematur atau belum cukup sembilan bulan, setelah ditangani bidan polindes Desa Batakan, Rabu (7/2/2018) sempat dirujuk ke RSUD Hadji Boejasin di Pelaihari.

Informasi dihimpun, kondisi bayi itu dirujuk sesuai rekomendasi bidan di Polindes Desa Batakan.

Baca: Heboh! Tarif Penyanyi di Pernikahan Putra Pengusaha Tambang H Ciut, Ayu Ting Ting Setengah Miliar?

Baca: Ibu Dua Anak Ini Blak-blakan Akui Gunakan Sex Toys, Begini Rasanya Katanya

Bayi dikawal pembantu bidan Polindes Desa Batakan menggunakan mobil ambulan milik Desa Batakan.

Buah hati pasangan Sahruji dan Susi, warga Desa Batakan, Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, ternyata saat tiba di RSUD Hadji Boejasin, Pelaihari disarankan dokter jaga hanya dirawat jalan.

Warga di Desa Batakan, heran melihat kondisi bayi itu yang harusnya ditangani di inkubator atau tabung yang memantau perkembangan bayi prematur.

"Terpaksa dibawa kembali ke Desa Batakan. Kami juga tak jadi mengurus SKTM ke kantor Desa Batakan," katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tanahlaut, H Junaidi dikonfirmasi terkait kondisi bayi prematur asal Desa Batakan belum menerima informasi.

Junaidi berjanji akan mengecek di pihak Puskesmas di Kecamatan Panyipatan terkait kondisi bayi tersebut.

"Saya cek informasi tersebut. Direktur RSUD Hadji Boejasin sedang umrah," katanya usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Tanahlaut, Senin (12/2/2018). (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help