Bumi Sanggam

Pemkab Balangan Beri Penghargaan Kepada 3 Perusahaan di Hari Peringatan Bulan K3.

Pemerintah Kabupaten Balangan kembali memberikan penghargaan K3 kepada perusahaan yang beroperasi di wilayah bertajuk Bumi Sanggam

Pemkab Balangan Beri Penghargaan Kepada 3 Perusahaan di Hari Peringatan Bulan K3.
istimewa/humas pemkab balangan
foto bersama Bupati Ansharuddin dengan perusahaan yang mendapatkan penghargaan di Hari Peringatan Bulan K3, di Kantor Bupati Balangan, Senin (12/2/2018). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Pemerintah Kabupaten Balangan kembali memberikan penghargaan K3 kepada perusahaan yang beroperasi di wilayah bertajuk Bumi Sanggam tersebut.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Bupati Balangan, Ansharuddin, kepada PT Adaro Indonesia, PT Buma, dan Balangan Coal, pada apel pembukaan Bulan K3 di Kantor Bupati Balangan, Senin (12/2/2018).

Selain pemberian penghargaan dalam kegiatann juga digelar demo teknis penanganan kecelakaan dalam kerja oleh unit rescue perusahaan.

Dalam sambutan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia yang dibacakan oleh Bupati Balangan, disebutkan bahwa angka kecelakaan kerja yang terjadi di seluruh Indonesia mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

Dari 110.285 kasus di tahun 2015, turun menjadi 105.182 kasus di tahun 2016, dan menjadi 80.392 kasus sampai dengan Agustus 2017. Menurutnya, itu merupakan contoh konkret dari penerapan aspek K3 yang baik di dunia industri.

Lebih jauh, Bupati juga menyampaikan, implementasi K3 seharusnya tidak hanya diterapkan di dunia industri, tapi juga di kantor, sekolah, pemerintahan, dan seluruh aspek kehidupan.

Sementara itu, Idham Kurniawan, Government and Media Relations Department Head PT Adaro Indonesia yang hadir menerima penghargaan mengatakan, Adaro memberi perhatian serius terhadap aspek Keselamatan Kerja dan Lingkungan Hidup (K3LH).

Menurutnya, aspek ini bisa sangat mengganggu kinerja perusahaan bila tidak diperhatikan.

“Itu sebabnya, komitmen K3 di Adaro sangat jelas. Keselamatan manusia dan pengelolaan lingkungan adalah prioritas utama kami,” ujarnya.

Idham juga mengatakan, daya saing perusaan bisa dilihat dari performa pengelolaan K3LH-nya.

Jika pengelolaan K3LH-nya buruk, kinerja perusahaan dipastikan tidak efisien.

Dan dampaknya bisa berakibat pada besarnya biaya operasional, yang kemudian membuat perusahaan kalah dalam daya saing . (*/aol)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help