Berita Kalteng

Direskrimsus Polda Kalteng Belum Ungkap Motif Uang Pungli Rp30 Juta Sekdako Palangkaraya

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng, masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan tersangka

Direskrimsus Polda Kalteng Belum Ungkap Motif Uang Pungli Rp30 Juta Sekdako Palangkaraya
tribunkalteng.com/faturahman
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Kalteng, Kombes Pol Sumarto 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kasus dugaan melakukan pungli Rp30 juta yang membelit Sekdako Palangkaraya, H Rojikinoor, hingga, Selasa (13/2/2018) masih terus berjalan.

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalteng, masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi dan tersangka yang melibatkan pejabat karir tertinggi Pemko Palangkaraya.

Sudah ada belasan saksi yang diperiksa dan banyak barang bukti yang disita dari ruangan Bendaharawan Setdako Palangkaraya maupun ruangan Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Dinas Perkim) Pemko Palangkaraya yang dipimpin Rojikinoor.

Baca: Sekda Palangkaraya Diperiksa Penyidik Polda Selama Sebelas Jam Terkait Kasus Dugaan Pungli

Namun sayangnya, pemeriksaan sudah sebulan berjalan, penyidik Polda Kalteng belum juga mengungkap, uang pungli Rp30 juta yang diamankan dari tangan staf Dinas Perkim, pemberian Bendaharawan Setdako yang diduga hasil pungli tersebut apakah untuk kepentingan pribadi Sekda atau untuk kepentingan lainnya.

Direskrimsus Polda Kalteng, Kombes Pol Sumarto, mengatakan, pihaknya masih menyelidiki motif pungli uang Rp30 juta yang diamankan dari tangan anak buah Sekdako Palangkaraya tersebut."Itu masih dalam penyelidikan kami,"ujarnya.

Sementara informasi berkembang menyebutkan, uang Rp30 juta tersebut, merupakan uang yang rencananya akan digunakan untuk diberikan dalam membantu petugas, dalam pengamanan kegiatan natal dan tahun baru 2018 yang setiap tahun memang disiapkan untuk diberikan pemko Palangkaraya.(*)

Penulis: Fathurahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help