BanjarmasinPost/

Perayaan Imlek

Mahfud MD Ucapkan Selamat Imlek, Seorang Netter Nyuruh Istigfar Begini Reaksi Mahfud

Tanggal 16 Februari 2018 merupakan perayaan Imlek atau Tahun Baru China. Tahun ini kalender Imlek berganti dari tahun 1568 menjadi 1569.

Mahfud MD Ucapkan Selamat Imlek, Seorang Netter Nyuruh Istigfar Begini Reaksi Mahfud
twitter mahfud md
Mahfud MD saat berada di Singkawang, Kalimantan Barat. 

Netizen itu bernama Wawan Nunyai Cane dengan akun @CaneYoyok

"Pak, jelas adalah larangan dalam islam mengucapkan Selamat Tahun baru China....Istifar pak...mohon maaf tanpa mengurangi rasa hormat...saya terhadap pak Mahfut...tp mengucapkan selamat tahun baru china atau imlek sangat tidak tepat...," tulisnya.

mahfud md
mahfud md (Twitter)

Mahfud pun menanggapi komentar netizen tersebut dengan bijak.

Dia menyarankan netter bersangkutan tak perlu mengucapkan bila menganggap berdosa.

"Anda tak usah ngucapkan saja kalau Anda anggap itu dosa. Saya akan tetap mengucapkan: selamat tahun baru 2018, srlamat tahun baru Imlek 2569, Gong Xi Fat Cai," komentar Mahfud menanggapi akukn@CaneYoyok.

Tanggapan Mahfud MD ini kemudian mendapat komentar dari netizen lainnya yang justru mendukung ucapan mantan menteri di era Gus Dur itu.

"Setuju Prof, mrn Allah Yang Mahakuasa tahu org ngucapin itu hatinya sekedar ucapin atau meyakini agama lain #mohmahfudmd #selamathariraya," tulis @UntungSayaBaca.

Komentar positif dari @UntungSayaBaca ini mendapat balasan balik dari Mahfud:

"Imlek itu bkn upacara agama. Ia hitungan tahun Cina yg sdh 2569 tahun; jauh lbh tua dari thn hijriyah Islam yg baru 1439 thn atau tahun masehi yg baru 2018 tahun. Jadi ini hrs kita hormati sbg salah satu petanda peradaban manusia yg sdh tua."

Ucapan selamat Imlek dari Mahfud MD ini juga mendapat perhatian dari warga Tionghoa.

Melalui situs Tionghoa.info, status Mahfud MD diunggah di laman tersebut.

Mahfud MD mengucapkan “Selamat tahun baru Imlek 2569, Gong Xi Fat Cai”.

Begitu bunyi judul berita di laman yang banyak mengulas tentang berbagai berita tentang kebudayaan, tradisi, maupun sosok-sosok warga Tionghoa itu. (BANJARMASINPOST.co.id/ernawati)

Penulis: Ernawati
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help