BanjarmasinPost/

Bumi Sanggam

Musrenbang Tingkat Kecamatan di Balangan Mulai Dilaksanakan, Ini Harapan Bupati Ansharuddin

Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan mulai dilaksanakan di delapan kecamatan secara bertahap

Musrenbang Tingkat Kecamatan di Balangan Mulai Dilaksanakan, Ini Harapan Bupati Ansharuddin
istimewa/humas pemkab balangan
suasana musrenbang di kecamatan paringin pada Senin (12/2/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan mulai dilaksanakan di delapan kecamatan secara bertahap, adanya Musrenbang ini dalam rangka menyusun rencana kerja tahun anggaran 2019.

Bupati Balangan H Asharuddin menyampaikan sejumlah arahan serta masukannya melalui naskah sambutan yang dibacakan oleh perwakilan yaitu Asisten 1, di salah satu Kecamatan yang menggelar Musrenbang yaitu Kecamatan Paringin, Senin (12/2/2018).

Menurutnya, Musrenbang ini harus digunakan sebaik-baiknya untuk menyampaikan sebanyak-banyaknya gagasan dan usulan untuk kita realisasikan pada tahun anggaran mendatang.

Harapan kita, dari sekian banyak gagasan dan usulan tersebut, dapat sama-sama dibahas agar lebih sempurna, dan disepakati untuk dapat direalisasikan guna memperoleh manfaat terbaiknya bagi kemajuan daerah.

suasana musrenbang di kecamatan paringin pada Senin (12/2/2018)

suasana musrenbang di kecamatan paringin pada Senin (12/2/2018)

(istimewa/humas pemkab balangan)

"Pian-pian yang hadir mewakili desa atau kelurahan, tentu lebih memahami kebutuhan desa atau kelurahan masing-masing, dan datang ke forum ini dengan membawa kesepakatan bersama di tingkat desa, yakni kesepakatan untuk memprioritaskan beberapa hal yang dirasa paling penting untuk segera diwujudkan atau dilaksanakan pada tahun depan, jangan sampai hal itu tidak tersampaikan," ujarnya.

Menurutnya, yang perlu kita pahami, bahwa kita tetap memiliki keterbatasan, baik itu dalam aspek anggaran maupun pelaksana. Karenanya, program-program atau kegiatan yang bersifat antar-desa dan/atau antar-sektor tentu akan lebih mudah untuk kita sepakati.

Dikatakannya, kita juga sama-sama memahami, bahwa dalam periode 2016 – 2021, kita masih tetap memprioritaskan pembangunan kualitas sumber daya manusia, utamanya melalui pembangunan pendidikan dan kesehatan.

"Namun kita juga tetap tidak meninggalkan ekonomi kerakyatan dan infrastruktur," katanya.

Pemerintah sudah bekerja keras pada tahun-tahun sebelumnya, namun harus kita teruskan kerja keras tersebut pada tahun ini dan tahun-tahun mendatang, dengan cara yang lebih cerdas pula.

Oleh karena itu, kami ingin mengingatkan, ada dua hal penting yang tidak boleh kita lupa. Pertama, kita harus mensyukuri segala yang telah kita raih, rasa syukur ini tidak hanya dalam hati dan lisan saja, melainkan harus terwujud dalam tindakan nyata, yaitu memelihara segala kemajuan dan kebaikan yang telah didapat agar terus berkelanjutan, hal ini memerlukan komitmen, semangat dan keikhlasan kita untuk terus memberikan yang terbaik yang bisa kita lakukan bagi banua.

"Dan yang kedua, kita juga harus ingat, bahwa sebanyak-banyaknya kemajuan dan keberhasilan yang telah kita capai, masih lebih banyak lagi impian-impian kita akan kemajuan dan kemandirian daerah yang masih harus kita kejar, masih lebih banyak lagi harapan masyarakat dan rencana pembangunan yang belum terwujud," ungkapnya.

Oleh karenanya, hal inilah yang harus kita tanggung-jawabi dengan sebaik-baiknya, karena menjadi tugas kita bersama, untuk selalu menggali informasi dari berbagai permasalahan yang ada, untuk kemudian diharapkan dapat dicarikan solusi dalam bentuk gagasan-gagasan maupun berbagai macam terobosan yang inovatif, yang tentu saja akan sangat berguna bagi proses pelaksanaan pembangunan selanjutnya. (*/aol)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help