BanjarmasinPost/

KPK OTT di Banjarmasin

Terungkap! Usai OTT KPK, Laba PDAM Rp 7 Miliar Baru Disetor ke Kas Daerah

Mantan ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali serta Ketua Pansus Penyertaan Modal PDAM Andi Effendi

Terungkap! Usai OTT KPK, Laba PDAM Rp 7 Miliar Baru Disetor ke Kas Daerah
Banjarmasinpost.co.id/Irfani Rahman
Sidang terdakwa Iwan Rusmali dan Andi Effendi hadirkan saksi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mantan ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali serta Ketua Pansus Penyertaan Modal PDAM Andi Effendi kembali duduk sebagai terdakwa di PN Tindak Pidana Korupsi Banjarmasin, Selasa (13/2/2018) pagi.

Dalam agenda sidang mendengarkan keterangan saksi ini, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) M Asri dan Takdir SH menghadirkan enam saksi saksi.

Mereka adalah Kepala Bagian Hukum Pemko Banjarmasin Lukman Fadlun,
Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin Subhan Nur Yaumil, Sekwan Faturrahim, Kabag Peundangan-Undangan Sekwan Dwi, Dirut PDAM Yudha, dan Staf Keungan PDAM Supian.

Baca: Valentine Day 2018 - Puluhan Ucapan Hari Valentine 2018 Soal Cinta yang Menyentuh Hati dan Romantis

Pada sidang kali ini sempat terungkap bahwa kalau laba PDAM Basnjarmasin yang jumlah Rp 7 M lebih itu baru dimasukkan ke kas daerah setelah KPK melakukan OTT terhadap Direktur PDAM dan staf serta Ketua DPRD Kota Banjarmasin Iwan Rusmali dan anggota DPRD Andi Effendi.

Hal ini dikatakan Kepala Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin, Subhan Nor Yaumil ketika menjadi saksi terhadap dua terdakwa tersebut.

Baca: Kumpulan Kata-kata Ucapan Puitis Romantis Hari Valentine 2018 untuk Kekasih dalam Bahasa Inggris

Menurutnya dalam penyertaan modal ini laba yang diperoleh PDAM bisa sebagai penyertaan modal hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri No31 tahun 2016.

Sementara saksi lainnya Kepala Bagian Hukum Pemko Banjarmasin Lukman Fadlun lebih banyak menceritakan sejak proposal PDAM masuk sehingga pembahasan di pansus maupun rapat paripurna DPRD Kota Banjarmasin

Ia pun mengungkapkan kenapa proses pembuatan Perda ini lebih ceopat karena mengejar sebelum APBD Perubahan di sahkan sehingga anggaran untuk penyertaan modal tersebut bisa di cantumkan dalam APBD-P.(BANJARMASINPOST.CO.ID/Irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help