BanjarmasinPost/

Berita Balangan

Warga Ini Keluhkan Pot Bunga di Tengah Trotoar, karena Pernah Mengalami Hal Ini

Fasilitas trotoar di Kota Paringin dikeluhkan oleh masyarakat, hal ini dikarenakan adanya pot bunga di tengah trotoar

Warga Ini Keluhkan Pot Bunga di Tengah Trotoar, karena Pernah Mengalami Hal Ini
banjarmasinpost.co.id/elhami
Fasilitas trotoar di Kota Paringin dikeluhkan oleh masyarakat, hal ini dikarenakan adanya pot bunga di tengah trotoar sehingga mengganggu kenyamanan pejalan kaki.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Fasilitas trotoar di Kota Paringin dikeluhkan oleh masyarakat, hal ini dikarenakan adanya pot bunga di tengah trotoar sehingga mengganggu kenyamanan pejalan kaki.

Seorang warga Paringin, Dani pernah mengeluhkan, ketika menggunakan fasilitas trotoar tersebut terusik dengan keberadaan pot bunga yang berada di tengah.

"Itu menyulitkan ketika berjalan, bahkan ia pernah berjalan baju lalu terkait duri kembang, akhirnya jadi robek," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya, belum lagi dipinggir jalan ada parkiran mobil, jadi sebagai pengguna trotoar tidak bisa memanfaatkan, sedangkan bagi pejalan di trotoar dilindungi undang-undang.

Baca: Ratu Kecantikan Ini Datangi TPA dan Bersimpuh di Kaki Seorang Wanita, Ceritanya Bikin Haru

Tokoh pemuda di Paringin Rusdin memberikan tanggapannya, bahwa trotoar dibangun dan dibuat sejatinya menjadi pemenuhan hak para pejalan kaki, dan secara legal pun hal ini diatur dalam UU No. 22 tahun 2009.

Bahwa trotoar sesungguhnya merupakan salahsatu fasilitas pendukung penyelenggaraan lalulintas, sama seperti tempat penyebrangan (zebra cross dan jembatan penyebrangan).‬

Terkait dengan keberadaan pot-pot bunga di trotoar jelas itu melanggar aturan dan merubah fungsi trotoar itu sendiri.

Menurutnya, kalau pemerintah daerah saja tidak mematuhi aturan yang ada dan seenaknya berbuat, bagaimana menekankan pelaksanaan ke masyarakat.

Baca: Siapa Bilang Korea Utara Ketinggalan Jaman? Lihat Kecantikan Pemandu Sorak yang Bikin Terbelalak

"SKPD terkait sepantasnya memikirkan hal tersebut, dengan melaksanakan aturan yang ada namun tetap membuat kondisi kota terlihat cantik dan asri," ujarnya.

Terpisah Kabid Kawasan Pemukiman, Isdiansyah mengatakan, pihaknya akan melihat dulu ke lapangan seperti apa kondisinya, baru nanti dilaporkan ke pimpinan.

"Nanti kebijakan pimpinan mau diapakan nanti pot bunga ditrotoar itu," ucapnya singkat.

(Banjarmasinpost.co.id/muhammad elhami)

Penulis: Elhami
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help