Berita Tanahbumbu

Banyak Pekerja Lapas Tanbu Pulang Karena Gaji Sering Terlambat

Pembangunan Lembaga Pemasyarakatan di Kabupaten Tanahbumbu yang nilai hampir 12 miliar tersebut masih berjalan.

Banyak Pekerja Lapas Tanbu Pulang Karena Gaji Sering Terlambat
Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat
Suasana pembangunan Lembaga Pemasyarakatan di Kabupaten Tanahbumbu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Pembangunan Lembaga Pemasyarakatan di Kabupaten Tanahbumbu yang nilai hampir 12 miliar tersebut masih berjalan. Hanya saja saat ini pekerjaannya terbilang lamban dan kabarnya sudah ada beberapa pekerja yang memilih pulang.

Pasalnya, pembangunan yang bersumber dari dana APBN tersebut saat ini masih menjalani perpanjanganwaktu pembangunan selama 90 hari yang berakhir pada 31 Maret 2018 mendatang.

Pembangunan di bawah pengawasan Kanwil Kemenkumham Kalimantan Selatan ini progresnya baru sekitar 50 persen. Bahan material yang masuk pun diakui pekerja lamban bahkan terkait gaji sering terlambat dan tidak full. Bayaran gaji baru full sekitar 9 Februari lalu.

Baca: Pembangunan Lapas Tanbu Menimbulkan Persoalan, Upah Penyuplai Belum Dibayar

Sebab itu, sebagian pekerja memilih pulang ke Jawa dan meninggalkan pekerjaan itu. Hal ini diakui Mandor pekerja Lapas Tanbu di bawah kontraktor PT Bima Sakti Rahayu Balikpapan Kalimantan Timur.

Baca: Link Live Streaming Indosiar Bali United vs Sriwijaya FC Leg 2 Piala Presiden 2018 : Peringatan WCP!

Pak Tuji, manDor para pekerja ini juga tidak bisa berbuat apa-apa apalagi menahan pekerjanya untuk tidak pulang. Karena beberapa sebab, pekerjanya memilih pulang.

"Dari 85 pekerja ada yang pulang sebanyak 19 orang. Mereka memeilih pulang karena sering lambat gajian dan tidak pernah tepat waktu dan tidak pernah full dan terakhir baru full kemarin," katanya saat ditemui di lokasi pembangunan Lapas, Rabu (14/2/2018).

Selain permasalahan itu, para pekerja juga mengeluh karena sebagaian besar materialnya lambat datang. Padahal, para pekerja menginginkan semuanya berjalan dengan cepat namun karena material lambat, mereka tidak bisa bekerja maksimal.

"Sebagian bosan, dapat sedikit dan jadi pada pulang. Paling sekarang ini saya menjaga sisa pekerja yang ada agar tidak pulang sumua. Kami dari pekerja sebenarnya ingin cepat tapi tergantung pihak proyek, misalnya saja cor tembok saat ini sudah siap tapi betonnya malah belum ada, bagaimana mau bekerja. Kalau seperti ini terus, bisa-bisa semua pekerjanya pada pulang semua karena rata-rata semua dari Jawa Tengah," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help