Jendela Dunia

CERITA PILU VALENTINE - Tragedi Cinta Pandangan Pertama Karla dan Paul yang Berakhir Tragis

Mereka adalah sepasang suami istri yang terlihat normal dari luar. Mereka berbagi kecintaan terhadap hewan

Editor: Didik Triomarsidi
archieve 4pleb org
Cinta pada pandangan pertama yang berujung bencana 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ini adalah kisah Karla Homolka dan Paul Bernardo dari Kanada.

Mereka adalah sepasang suami istri yang terlihat normal dari luar. Mereka berbagi kecintaan terhadap hewan, disukai teman-temannya, dan saling mencintai satu sama lain.

Yang tidak orang-orang ketahui adalah ternyata keduanya menyimpan sebuah rahasia gelap. Rahasia mereka baru terungkap bertahun-tahun kemudian.

Baca: Valentine Day 2018 - Puluhan Ucapan Hari Valentine 2018 Soal Cinta yang Menyentuh Hati dan Romantis

Perbuatan keduanya memengaruhi banyak keluarga dan menjadi sensasi media di Kanada.

Diceritakan, Karla lahir pada Mei 1970 dari pasangan Dorothy dan Karel di kota Ontario. Ia adalah anak tertua dari tiga bersaudara.

Baca: Sampai Mati Mungkin Maia Estianty Tak Mau Ungkapkan kenapa Duo Ratu Bubar

Masa kecil Karla berjalan normal. Ia disukai oleh teman-teman dan keluarga yang mengelilinginya.

Di sekolah Karla termasuk seorang gadis yang populer. Ia juga mulai menjadi seorang penyayang hewan.

Begitu lulus SMA, ia mulai bekerja di sebuah klinik hewan yang dekat dengan rumahnya. Perilakunya pun normal-normal saja sebagai remaja lainnya.

Ketika ia berumur 17 tahun, ia menghadiri sebuah pertemuan pecinta hewan di kota Toronto. Di kota inilah ia bertemu seorang pria bernama Paul Bernardo.

Paul digambarkan sebagai seorang pria muda yang menarik, berambut pirang, dan berkepribadian menyenangkan.

Baca: Manchester City Vs FC Basel - Tim Tamu Obrak Abrik Tuan Rumah dengan 4 Gol Tanpa Balas

Di pertemuan pertama mereka, langsung terjadi percikan. Mereka juga berhubungan seks di malam pertama pertemuan mereka.

Dalam waktu singkat, mereka menyadari punya banyak kesamaan. Ternyata Karla dan Paul berbagi nafsu berhubungan seksual dengan kekerasan atau sadomasochistic.

Halaman
1234
Sumber: Intisari Online
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved