Berita Banjarmasin

Hebat, Empat Violin Muda Banua Raih Juara Asia Pasific di Kualalumpur Malaysia

Jadi satu-satunya wakil Indonesia dalam kategori Violin Quartet, tapi prestasi apik berhasil ditorehkan oleh empat anak Banua.

Hebat, Empat Violin Muda Banua Raih Juara Asia Pasific di Kualalumpur Malaysia
istimewa
Violin quartet dari SD Islam Sabilal Muhtadin saat tampil di ajang Youth Friendship For Peace Asia Pasific Art Festival (APAF) di Kuala Lumpur, Malaysia. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Meski jadi satu-satunya wakil Indonesia dalam kategori Violin Quartet, tapi prestasi apik berhasil ditorehkan oleh empat anak Banua.

Dalam ajang Youth Friendship For Peace Asia Pasific Art Festival (APAF) di Kuala Lumpur, Malaysia, violin muda Banua itu berhasil meraih gold award.

Empat murid SD Islam Sabilal Muhtadin Banjarmasin itu berhasil menyisihkan puluhan hingga ratusan peserta yang berasal dari sembilan negara di Asia Pasific. Di antaranya China, Hongkong, Korea, Malaysia, Filipina, Singapore, Vietnam, Kamboja, Brunei Darussalam.

Anak muda yang mengharumkan nama Banua di Malaysia adalah Rhaina Chandra Mahira, Alya Rizkina Putri, M Ibnu Sina dan Salma Nur Aini. Selama mengikuti ajang tersebut pada 26-28 January 2018, mereka didampingi oleh sang maestro biola Warban Syahbeni.

Baca: Mengharukan, Lesty Academy Bagikan Uang Sawer ke Penonton di Pesta Perkawinan Putra Raja Binuang

“Sangat senang. Gak nyangka meraih throphy gold award di ajang se-Asia Pasific ini. Membanggakan orangtua, keluarga dan juga sekolah. Saya Berharap bisa mengikuti ajang, lomba atau festival nasional atau internasional lainnya,” ucap Rhaina Chandra Mahira.

Diakuinya, perjuangan untuk tampil maksimal dan meraih medali emas di ajang internasional tidak mudah. Karena saat itu juri yang ditunjuk sangat kompeten di bidangnya. Tak hanya mengandalkan kemampuan violin, busana pun jadi perhatian para juri.

“Kami pakai busana gaun panjang dan ada motif sasirangan. Sedangkan untuk violin laki pakai setelan jas dan kemeja,” ucap Rhaina yang mengaku saat tampil di depan juri membawakan lagu klasik berjudul Habanera yang sempat dibawakan Carmen.

Baca: Hari Kasih Sayang 2018, Cinta Ibu ini Membuatnya Ia Rela Menjadi Ibu Pengganti bagi Menantunya

Seusai tampil dan berhasil menyabet gold award di ajang Youth Friendship For Peace Asia Pasific Art Festival (APAF), Rhaina dan ketiga temannya langsung disambut bangga tokoh musik Indonesia, Purwacaraka.

Salah satu orangtua peserta perwakilan Indonesia, Henry Novika C mengaku bangga atas raihan maksimal grup violin quartet. “Jelas sangat membanggakan. Mampu berkiprah dan meraih piala emas tentu membuat harum nama Kalsel di level internasional,” kata dia.

Raihan empat Violin muda Banua di ajang internasional juga mendapat apresiasi dari Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina. “Senang dan bangga bisa menjadi satu-satunya violin quartet yang mewakili Indonesia dalam ajang APAF ini. Saya tidak menyangka anak-anak berhasil mendapatkan gold award pada ajang ini,” ucap dia.(*)

Penulis: Rendy Nicko
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved