BanjarmasinPost/

Seputar Kalteng

Putri Indonesia Prihatin Pembantaian Orangutan di Kalteng

Putri Indonesia tahun 2017, Bunga Jelitha Ibrani saat berkunjung ke Pusat Rehabilitasi Orangutan di Nyarumenteng, Palangkaraya

Putri Indonesia Prihatin Pembantaian Orangutan di Kalteng
Tribun Kalteng/Fathurahman
Putri Indonesia tahun 2017, Bunga Jelitha Ibrani saat berkunjung ke Pusat Rehabilitasi Orangutan di Nyarumenteng , Palangkaraya, Kalimantan Tengah. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Putri Indonesia tahun 2017, Bunga Jelitha Ibrani saat berkunjung ke Pusat Rehabilitasi Orangutan di Nyarumenteng , Palangkaraya, Kalimantan Tengah, mengaku prihatin dengan kasus pembantaian orangutan.

Dia mengatakan, ada dua kasus pembantaian orangutan yang dia ketahui yang terjadi dalam tahun 2018 ini yang sangat tragis, bahkan dengan cara pemenggalan kepala dan ditembak dengan senapan angin.

Bunga Jeltha Ibrani yang datang ke Palangkaraya didampingi, CEO Yayasan Borneo Orangutan Survival (BOS) Jamartin Sihite, Sutradara Jay Subiyakto dan Ketua Garda Perlindungan Satwa Indonesia, Davina.

Baca: LINK LIVE STREAMING Indosiar - Live Streaming Bali United Vs Sriwijaya FC Mulai 19.30 WIB

Baca: LIVE STREAMING Johor Darul Takzim (JDT) vs Persija Malam Ini - Link Live Streaming RCTI di Sini

Dia banyak bicara tentang perlindungan dan penyelamatan orangutan, bahwa saat ini di Kalimantan khususnya dan Indonesia umumnya sedang dihebohkan dengan konflik satwa liar dengan manusia.

Buaya yang mengganas di beberapa tempat hingga sampai memakan korban jiwa, beruang masuk pemukiman penduduk di Palangkaraya dan Pulangpisau serta Orangutan yg dibunuh di Kalteng dan Kaltim.

"Saya datang kesini, untuk mengampanyekan tentang pelestarian dan penyelamatan orangutan. Dalam mengampanyekan itu, saya juga mengenakan baju yang didesain atau dengan tema penyelamatan orangutan,"ujarnya, Rabu (14/2/2018).

Putri Indonesia ini, mengatakan, sangat sedih ketika mendapat kabar ada pembantaian orangutan, dan makin maraknya alihfungsi lahan perhutanan ke perkebunan sehingga, mengganggu perkembangan orangutan.

Penulis: Fathurahman
Editor: Murhan
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help