BanjarmasinPost/

Sekda Samakan Badut dengan Pengemis, Warganet Ramai-ramai Protes

Satpol PP dan dinsos perlu menertibkan. Mereka sama dengan pengemis, mangkal di pinggir jalan dan menerima uang dari para pengguna jalan

Sekda Samakan Badut dengan Pengemis, Warganet Ramai-ramai Protes
Banjarmasinpost.co.id/Nia Kurniawan
Badut di Banjarbaru 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Said Abdullah mendadak jadi buah bibir di media sosial.

Pernyataannya yang menyebut profesi badut jalanan sama dengan pengemis mendulang reaksi warganet.

"Satpol PP dan dinsos perlu menertibkan. Mereka sama dengan pengemis, mangkal di pinggir jalan dan menerima uang dari para pengguna jalan," ucap Said.

Badut jalanan di Kota Banjarbaru terus ramai.

Selain mangkal seperti depan Kampus ULM, mereka juga jalan keliling mengenakan kostum berbagai karakter kartun kemudian berjalan-jalan ke Komet, Taman Air Mancur, Museum Lambung Mangkurat.

Baca: Hasil Akhir Johor Darul Takzim (JDT) Vs Persija - Skor 3-0, Macan Kehilangan Poin di Malaysia

Bahkan 'Doraemon' terlihat di Jalan Panglima Batur.

"Anakku sampai hapal macam2 badutnya. Petrik, doraemon, Tom, naruto, bobo boy. Mereka bisa jadi media pembelajaran pasal berbagi/peduli sesama n bekerja keras. Mungkin ada beberapa titik yg perlu diatur mereka berada, sekiranya sama2 dapat solusi n mutualisme," tulis Facebooker Sam.

Baca: Hasil Akhir Bali United Vs Sriwijaya FC - Skor 1-0, Bali United ke Final Pilala Presiden 2018

"Kasian nya org bcari duit dengan cara halal. Para badut itu kdd memaksa jua minta duit wan org. Kostum lucu kanakan himung tertarik hdk bfoto. Di beri kd di beri kd pp. Mereka seikhlas hati haja. Di kira nyaman kah pakai kostum kaitu tukuhup awak," tulis Facebooker Chicie.

"giliran badut ditertibkan, tuh pengemis di pom bensin banjarbaru dah lama berjejer, malah gk ditertibkan gimna sih," tulis cseven.

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help