Berita Tanahbumbu

Upah Pekerja Bermasalah, Perwakilan Kontraktor Lapas Tanbu Mengaku Hal Ini

Beberapa permasalahan pada pembangunan Lembaga pemasyarakat di Kabupaten Tanahbumbu, saat ini belum terselesaikan di antaranya terkait upah

Upah Pekerja Bermasalah, Perwakilan Kontraktor Lapas Tanbu Mengaku Hal Ini
Banjarmasinpost.co.id/Man Hidayat
Suasana pembangunan Lembaga Pemasyarakatan di Kabupaten Tanahbumbu 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Beberapa permasalahan pada pembangunan Lembaga pemasyarakat di Kabupaten Tanahbumbu, saat ini belum terselesaikan di antaranya terkait upah suplai air dan penyuplai kayu galam dan balok-balokan serta bambunya.

Dari beberapa pegawai yang ditemui dilokasi dantaranya perwakilan dari PT Bima Sakti Rahayu yang berkantor di Balikpapan. Di lokasi pembangunan, Rabu (14/2/2018) Bpost online menemui perwakilan perusahaan di antaranya Anan dan Agus.

Dari keterangan yang dihimpun, mereka belum bisa memastikan kapan bisa menyelesaikan pembayaran penyuplai air dan kayunya.

Baca: Banyak Pekerja Lapas Tanbu Pulang Karena Gaji Sering Terlambat

"Saya belum tahu pasti, karena perwakilan juga sedang mengurus ke kantor yaitu pak Gito dan pak Umar. Ditanya sampai mana prosesnya, saya juga tidak tahu," katanya.

Baca: Jadwal Siaran Langsung FC Porto Vs Liverpool 16 Besar Liga Champion Malam Ini - Hati Valentine Day

Baca: LIVE STREAMING Bali United vs Sriwijaya FC Malam Ini - Link Live Streaming Indosiar di Sini!

Sementara itu, Site Officer Manager PT Bima Sakti Rahayu, Rio yang berhasil dihubungi melalui telepon selulernya, mengatakan memang ada beberapa kendala termasuk masalah internal yang mau dibenahi. Sebab, hingga saat ini dia sedang berurusan di kantor di Balikpapan untuk menyelesaikan ini.

Sebab saat dirinya berada dilapangan tidak ada masalah. Namun belakangan ini sudah ada muncul beberapa laporan. Dia juga mengaku tidak pernah menjanjikan apa-apa dilapangan, tidak tahu bila ada yang menjanjikan dilapangan.

"Sekarang saya di Balikpapan untuk berkoordinasi dengan pimpinan apakah sudah mengetahui permasalahan ini. Setelah itu baru menyelesaikan permasalahan yang ada. Yang jelas pekerjaan tetap berjalan dan kami sudah ada perpanjangan pengerjaan sesuai dengan aturan tambahan sebanyak 90 hari. Akhir Maret diperkirakan selesai," kata Rio.

Terkait beberapa pekerja yang pulang, dia tidak membantah hal tersebut. Beberapa pekerja memang pulang. Material lambat seperti cor semen beton, dia mengatakan memang sedikit terlambat karena dari pihak ketiga yang melaksanakannya dan dia juga tidak mau asal bekerja. Material yang digunakan harus standar karena mereka punya acuan dan tidak asal-asalan.

"Kami optimis pekerjaan akan selesai dengan waktu tersebut," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Man hidayat)

Penulis: Man Hidayat
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help