Bumi Murakata

Hebat! Uji Coba Padi Varietas Sembada 626 Petani HST Sukses, Begini Hasil Panen Perdananya

Uji coba Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Tengah, menanam padi jenis hibrida varietas sembada 626 menuai sukses.

Hebat! Uji Coba Padi Varietas Sembada 626 Petani HST Sukses, Begini Hasil Panen Perdananya
via BANJARMASINPOST.co.id/hanani
(Foto: Humas Pemkab HST) Plt Bupati HST, HA Chairansyah, saat panen bersama petani di Desa Babai, Senin (12/2/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Uji coba Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Tengah, menanam padi jenis hibrida varietas sembada 626 menuai sukses.

Penanaman seluas 10 hektare varietas melalui Gapoktan Sabar dan Kelompok Tani Karya Baru di Desa Babai, Kecamatan Barabai, menghasilkan panen perdana di desa tersebut dengan hasil memuaskan.

Panen perdana tersebut dilaksanakan Senin 12 Februari 2018 lalu oleh Gapoktan Sabar, bersama Plt Bupati HST HA Chairansyah, serta anggota forum komunikasi pimpinan daerah (Forkominda) HST.

Ketua Gapoktan Sabar Desa Babai M Farid Wajidi menjelaskan, luas lahan yang ditanami padi jenis sembada 626 adalah sekitar 10 hektare.

(Foto: Humas Pemkab HST) Plt Bupati HST H A Chairansyah saat panen bersama petani di Desa Babai , Senin (12/2/2018)
(Foto: Humas Pemkab HST) Plt Bupati HST H A Chairansyah saat panen bersama petani di Desa Babai , Senin (12/2/2018) (via BANJARMASINPOST.co.id/hanani)

“Awal tanamnya dimulai November 2017 secara serentak bersama kelompok tani Karya Baru. Sedangkan luas lahan persawahan di Desa Babai, 222,58 hektar. Luas lahan pematang atau kebun 18,7 hektare dengan jumlah kelompok tani ada 8 serta anggotanya sekitar 335 orang," katanya.

Disebutkan, perkiraan lahan yang akan panen sekitar 30 hektare.

Termasuk di antaranya panen jenis padai 626 sembada sekitar 10 hektar dengan lahan milik kelompok tani terpencar sehingga penanaman padi hibrida tersebut tidak satu hamparan.
"Perkiraan tambah tanam ke dua, Februari ini sekitar 15 hektar. Maret menjadi 62 hektare sehingga totalnya 77 hektar dengan jenis padi IP 200," katanya.

Kepala Dinas Pertanian, Zainuddin, menambahkan padi hibrida varietas sembada 626 merupakan program uji coba Pemkab HST yang bibitnnya dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

Petani di Desa Babai, merupakan penanaman pertama yang sukses melakukan panen.

“Meski demikian, untuk proses tanam kedua jenis ini belum bisa dijadikan bibit karena hasilnya pasti berbeda," jelas Zainuddin.

Dijelaskan, jenis padi tersebut akan terus dikembangkan.

Sebagai bahan perbandingan, produktifitas dan kulitasnya lebih baik daripada padi yang lain serta cocok untuk lahan pertanian di HST, bibitnya akan dipasarkan dan nantinya bisa dibeli para petani.

Sementara, Plt Bupati HST H A Chairansyah mengtaakan, masyarakat HST 85 persen bermata pencaharian sebagai petani.

Pemerintah kabupaten pun fokus dalam pengembangan di sektor pertanian dan berupaya meningkatkan kesejahteraan petani.

"Kami sudah menyiapkan pengadaan alsintan untuk para petani. Dalam waktu dekat, segera dibagikan. Satu gapoktan akan mendapatkan satu alsintan sesuai kebutuhan," pungkasnya. (BANJARMASINPOST.co.id/AOL)

Penulis: Hanani
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help