Imlek 2018

Imlek 2018 - Ini Keistimewaan 8 Dewa di Klenteng Po An Kiong bagi Warga Tionghoa di Banjarmasin

pada malam tahun baru China, atau yang kerab dikenal sebagai Imlek, biasanya masyarakat Tionghoa menghadap para dewa yang ada di Klenteng.

Imlek 2018 - Ini Keistimewaan 8 Dewa di Klenteng Po An Kiong bagi Warga Tionghoa di Banjarmasin
Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti
Seorang warga melakukan persembahyangan di Klenteng Po An Kiong 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dalam proses sembahyang pada malam tahun baru China, atau yang kerab dikenal sebagai Imlek, biasanya masyarakat Tionghoa menghadap para dewa yang ada di Klenteng.

Begitupun pada Klenteng Po An Kiong, Jalan Niaga, Banjarmasin juga melakukan persiapan jelang Imlek 2018.

Delapan Dewa mengisi klenteng tersebut. Terlebih masing-masing dewa dipercayai memiliki tugas yang berbeda. Sehingga para umat Thionghoa mengajukan doa sesuai dewa yang dituju.

Tentunya, tata cara sembahyang pada malam itu pun diterangkan oleh Ketua Pengurus Klenteng Po An Kiong, Ge Leo Sugianto telah mutlak.

Baca: Kumpulan Kata-kata Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2018 dalam Bahasa Mandarin dan Indonesia

Mereka yang sembahyang harus berdoa kepada dewa secara berurutan. Dari dewa nomor satu hingga delapan.

Diterangkan olehnya posisi Dewa nomor satu ialah Dewa Thien kung. Ia dikenal sebagai Tuhan.

Untuk mengawali doa, harus ke Dewa tersebut. Sugianto mengatakan, ketika umat Thionghoa sembahyang dan berdoa dihadapan Dewa Thien Kung, maka itu adalah urusannya dengan Tuhan

Berlanjut pada Dewa Kwang ce cun wang, yaitu tuan rumah, dewa yang memberi berkah tak terhingga. Kemudian Dewi Kwan im phu sha, Dewi penolong umat.

Melalui Dewi Kwan Im dipercayai seseorang bisa minta keturunan dan jodoh.

Halaman
12
Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help