Imlek 2018

Tahun Baru Imlek 2018 - Ini Perbedaan Penanggalan China dan Islam Meski Sama Berpatokan Bulan

Bulan menjadi patokan dalam sistem penanggalan Tionghoa dan Islam. Artinya bulan sebagai dasar perhitungannya.

Tahun Baru Imlek 2018 - Ini Perbedaan Penanggalan China dan Islam Meski Sama Berpatokan Bulan
Moon Connection
Fase Bulan 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Bulan menjadi patokan dalam sistem penanggalan Tionghoa dan Islam. Artinya bulan sebagai dasar perhitungannya.

Pada 16 Februari 2018 ini, laman utama Google menampilkan tahun baru Imlek di Google Doodle.

Namun, tahun baru kedua sistem penanggalan itu ternyata jatuh pada waktu yang jauh berbeda.

Jika Tahun Baru Imlek 2018 jatuh pada Jumat (16/2/2018) ini, Tahun Baru Islam atau Hijriah baru akan jatuh pada 11 September 2018 mendatang.

Beberapa orang mungkin sekadar menjawab bahwa itu terjadi karena perbedaan titik tolak antara dua sistem penanggalan tersebut.

Titik tolak penanggalan Tionghoa adalah milenium 3 sebelum Masehi (SM), masa Kaisar Huang Di, antara tahun 2698 SM dan 2599 SM.

Sementara itu, titik tolak penanggalan Islam adalah hijrahnya Nabi Muhammad dari Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.

Baca: Kumpulan Kata-kata Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2018 dalam Bahasa Mandarin dan Indonesia

Namun, sebenarnya, penyebab perbedaan waktu jatuhnya tahun baru Tionghoa dan Islam lebih dari itu.

Coba cermati. Tahun baru Imlek selalu jatuh pada waktu yang hampir bersamaan tiap tahunnya, antara Januari dan Februari.

Halaman
1234
Editor: Murhan
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help