Berita Tanahlaut

Jaksa Ajukan Banding Vonis Pelaku Duel Maut Tabanio, Ini Alasannya

Humas Kejaksaan Negeri Tanahlaut, Stirman Eka Priya Samudera mengatakan putusan PN Pelaihari dinilai lebih ringan dari JPU

Jaksa Ajukan Banding Vonis Pelaku Duel Maut Tabanio, Ini Alasannya
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
Humas Kejaksaan Negeri Tanahlaut, Stirman Eka Priya Samudera.jpg 

BANJARMSINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Putusan Pengadilan Negeri Pelaihari terhadap terdakwa Muhammad Ridho alias Edo, warga Desa Tabanio, Kecamatan Takisung, Kabupaten Tanahlaut, belum berkekuatan hukum tetap.

Vonis pidana penjara lima tahun yang dibacakan ketua majelis hakim Pengadilan Negeri Pelaihari, Leo Mampe Hasugian dibanding jaksa penuntut umum pada Kejaksaan Negeri Tanahlaut.

Humas Kejaksaan Negeri Tanahlaut, Stirman Eka Priya Samudera mengatakan putusan Pengadilan Negeri Pelaihari itu dinilai lebih ringan dari tuntutan jaksa yaitu pidana penjara 13 tahun.

"Jika putusan lebih ringan setengah dari tuntutan jaksa penuntut umum, maka wajib upaya hukum banding. Memori banding sudah disampaikan kepada Pengadilan Tinggi Kalsel," katanya.

Baca: Merasa Tertipu Uang Rp100 Juta Miliknya di Perusahaan Broker Habis, Ibu Ini Laporkan ke Polda Kalsel

Humas Pengadilan Negeri Pelaihari, Boedi Haryantho dikonfirmasi membenarkan bahwa putusan Pengadilan Negeri Pelaihari terhadap terdakwa Muhammad Ridho alias Edo belum berkekuatan hukum tetap.

"Putusan itu belum berkekuatan hukum tetap karena jaksa upaya hukum. Kita menunggu putusan dari Pengadilan Tinggi Kalsel, apakah menguatkan putusan Pengadilan Negeri Pelaihari atau lebih tunggi adalah kewenangan hakim Pengadilan Tinggi," katanya.

Sementara, penasihat hukum terdakwa, Hj Sunarti mengaku sudah mengetahui bahwa putusan terhadap kliennya dibanding jaksa. Ia mengaku akam melihat dan mempelajari memori banding jaksa.

"Kalau saya sudah melihat memori banding jaksa. Saya juga bisa saja melakukan kontra memori banding. Putusan lima tahun jelas kami terima karena dakwaan pencurian dengan pemberatan dan pembunuhan itu tidak sesuai dengan fakta persidangan dan keterangan para saksi," katanya. (*)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help