Kriminalitas Banjarbaru

Jambret Menggila di Banjarbaru, Pensiunan Guru Tewas, Uang Komite Rp 50 Juta Raib

Keluarga dan para sahabat seprofesi pun bersedih. Hj Noraida, yang merupakan kepala SDN 1 Komet, terlihat melayat sejak Senin pagi.

Jambret Menggila di Banjarbaru, Pensiunan Guru Tewas, Uang Komite Rp 50 Juta Raib
Harian Metro Banjar Edisi Kamis (15/02/2018) Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Dunia pendidikan di Banjarbaru sedang berduka. Dua pendidik jadi korban penjambretan. Satu orang orang tewas dan satu korban lainnya menderita luka-luka. Polisi kini melacak pelakunya.

Hj Darmiah (64), pensiunan guru sekolah dasar, meninggal dunia pada Senin (12/2) setelah menjadi korban penjambretan pada Minggu (11/2) pagi. Penjambretan terjadi Jalan Wijaya Kusuma dekat TK Sandi Putra Kelurahan Komet Kecamatan Banjarbaru Utara.

Darmiah, yang terjatuh dari sepeda motor akibat ulah pelaku, oleh warga dilarikan ke rumah sakit. Namun keesokan harinya, warga Jalan Komet Raya Gang 4 No 61 RT 1 RW 4 Kelurahan Mentaos Kecamatan Banjarbaru Utara meninggal dunia.

Keluarga dan para sahabat seprofesi pun bersedih. Hj Noraida, yang merupakan kepala SDN 1 Komet, terlihat melayat sejak Senin pagi.

Baca: Hasil Liga Champions - Real Madrid Tekuk Tim Tamu PSG dengan Skor 3-1

"Kami pernah satu sekolah di SDN Banjarbaru Utara 3. Kumpul satu sekolah kira-kira sembilan tahun. Dia sosok guru yang berdedikasi dan penuh tanggung jawab. Sosok guru senior yang penyabar. Kami sangat bersahabat, teman mengaji rutin tiap bulan di rumah saya. Bahkan Januari lalu kami wisata ke Loksado. Baru Minggu kemarin kami kumpul mengaji bersama," ucap Noraida.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelumnya kejadian, Darmiah dalam perjalanan pulang dari pasar. Dia mengendarai Honda Revo DA 2961 PH. Saat di depan TK Sandi Putra, dia dipepet dua orang tidak dikenal mengunakan sepeda motor.

Salah satu di antaranya kemudian menarik tarik gelang emas Darmiah. Akibat tarikan itu, korban terjatuh dan menghantam aspal hingga tidak sadarkan diri. Sedang pelaku langsung melarikan diri.

Hanya berselang sehari, Susiati (50) Guru SMA 3 Banjarbaru dijambret di depan Akbid Banua Bina Husada Kelurahan Cempaka Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru, Senin (12/2).

Baca: Tradisi Imlek Identik Warna Merah, Ternyata Fungsinya Mengusir Binatang Buas Pemangsa Anak

Uang komite sekolah sebesar Rp 50 juta, yang dibawanya dari bank, raib.

Saat kejadian, warga Kompleks Benua Permai Jalan Gunung Permai Barat IV Kelurahan Sungai Besar Kecamatan Banjarbaru Selatan dalam perjalanan dari bank menuju SMA 3. Tas berisi uang digantungnya di sepeda motor.

Tak rela tasnya direbut penjambret, Susiati sempat berupaya mengejar. Namun sesaat kemudia dia terjatuh. Dia menderita bengkak pada pipi sebelah kanan.

Susiati pun melapor kejadian itu ke Polsek Banjarbaru timur.

Kepala Dinas Pendidikan Banjarbaru Rahmah Khairita mengaku sedih mendengar dua kejadian ini. "Kalau almarhum Hj Darmiah merupakan pensiunan SDN 3 Komet. Sedang Susiati guru SMAN 3," katanya.

Kasat Reskrim Polres Banjarbaru AKP Sudarno mewakili Kapolres AKBP Kelana Jaya mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pelacakan. Dia juga mengimbau agar masyarakat khususnya perempuan semakin waspada. (kur)

Penulis: Nia Kurniawan
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help