Home »

News

» Jakarta

Polres Metro Jaksel Yakin 5 Alat Bukti Ini Bisa Seret Ahmad Dhani ke Meja Hijau

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto, telah menerima surat tembusan dari

Polres Metro Jaksel Yakin 5 Alat Bukti Ini Bisa Seret Ahmad Dhani ke Meja Hijau
(KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG)
Ahmad Dhani didampingi tim kuasa hukumnya di Bareskrim Mabes Polri, Jakara Pusat, Kamis (31/8/2017). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Mardiaz Kusin Dwihananto, telah menerima surat tembusan dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan terkait berkas kasus ujaran kebencian tersangka Ahmad Dhani.

"Jadi untuk kasus ADP ini kami menerima tembusan P21 dari Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan tanggal 12 Februari 2014. Berkas perkara dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan Negeri," ujar Mardiaz di Polres Jaksel, Kamis (15/2/2018).

Selanjutnya, kata Mardiaz, pihaknya akan melimpahkan barang bukti ke kejaksaan.

Mardiaz menyebut ada lima alat bukti yang menjerat suami penyanyi Mulan Jameela tersebut.

Baca: Istri Cantik Fachri Albar Juga Dites Urine Oleh Kepolisian, Ini Hasilnya

Baca: Biasanya Tampil Modis dan Elegan, Begini Penampakan Roro Fitria Saat Ekpose Kepolisian

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Europa SCTV Malam Ini, Arsenal Tanpa Aubameyang

"Screenshoot akun Twitter atas nama Ahmad Dhani Prasetyo; satu unit HP; satu buah email beserta password; satu buah akun Twitter dengan nama ADP; dan sebuah simcard HP. Itu barang bukti yang kami serahkan kepada jaksa penuntut umum," kata Mardiaz.

Meski berkas lengkap, kata Mardiaz, pihaknya tidak akan menahan Dhani. Sebab, selama proses pemeriksaan, Dhani bersikap kooperatif kepada penyidik.

"Kooperatif sekali. Waktu penyidikan saja dia datang dan kalau tidak datang dia memberikan informasi," katanya.

Untuk diketahui, kasus ini bermula ketika Jack Lapian melaporkan Ahmad Dhani ke polisi atas tuduhan ujaran kebencian.

Dhani dianggap telah menuliskan pernyataan bersifat sarkastis pada akun Twitter-nya, @AHMADDHANIPRAST, dalam rentang waktu Februari hingga Maret 2017.

Adapun berkas perkara kasus Dhani dinyatakan lengkap setelah Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Dedyng Wibiyanto, mengumumkannya. (KOMPAS.com)

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help