Komunitas

Kisah Komunitas Gardu Ride Division (GRD) Terbentuk Berawal dari Perkumpulan di Gardu

Anggota GRD sendkri lini berjimlah sekitar 20 orang semua anggotanya orang Kandangan Hulu Sungai Selatan.

Kisah Komunitas Gardu Ride Division (GRD) Terbentuk Berawal dari Perkumpulan di Gardu
istimewa
Komunitas Gardu Ride Division (GRD) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Event bersepeda di Kalsel hampir setiap bulan digelar disejumlah daerah secara bergantian. Setiap event yang ada, nama komunitas GRD atau Gardu Ride Division selalu hadir menjadi peserta.

Ya komunitas sepeda asla Kandangan ini hampir tidak pernah absen ikut acara. Minimal mereka mengirimkan wakilnya untuk ikut jika event ada di daerah.

"Untuk acara di Kalsel semua kita ikuti ini juga cara kami untuk menjalin silaturahmi ke sejumlah pesepeda di Banua," kata wakil Ketua GRD Kandangan, M Faturrahman.

Baca: Bima Sakti Panggil 23 Pemain untuk Pemusatan Latihan Timnas U-19, Tak Rombak Komposisi Indra Sjafri

Fatur sapaannya menambahkan bersepeda menjadi hobi bagi para anggota sehingga setiap event selalu diikuti seberapa jauhnya event yang digelar.

Mengenai nama komunitas, Fatur menuturkan komunitas ini dibentuk pada 1 Mei 2016 lalu. Kenapa nama Gardu Ride Division karena tempat nongkrong mereka digardu.

Komunitas Gardu Ride Division (GRD) HSS
Komunitas Gardu Ride Division (GRD) HSS (Istimewa)

"Nongkrong di gardu jadi biar beken ditambah nama asing Ride Division. Jadi nongkrong di gardu kami lebih bermanfaat," kata dia.

Anggota GRD sendiri lini berjumlah sekitar 20 orang semua anggotanya orang Kandangan Hulu Sungai Selatan.

"GRD ini satu lingkungan saja jadi pertemanan kami lebih dari 20 tahun dan rata rata umur kami 25 tahun," lanjut dia.

Soal kegiatannya kini, Taqin mengaku saat ini belum ada kegiatan yang terencana paling hanya gowes bersama rutin saja setiap sore.

Halaman
12
Penulis: Khairil Rahim
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help