Berita Banjarmasin

Aliansyah Tak Kuasa Menjawab Pertanyaan Anaknya, Kapan Rumah Berplafon Handuk Itu Diperbaiki

Jika suasana dingin dan hujan deras biasanya menjadi dambaan setiap orang sebagai pengantar tidurnya nyaman guna mengusir rasa penat.

Aliansyah Tak Kuasa Menjawab Pertanyaan Anaknya, Kapan Rumah Berplafon Handuk Itu Diperbaiki
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jika suasana dingin dan hujan deras biasanya menjadi dambaan setiap orang sebagai pengantar tidurnya nyaman guna mengusir rasa penat.

Namun bagi Aliansyah beserta keluarga, warga RT 22 Gang Ciri Mekar Kelurahan Teluk Tiram Kecamatan Banjarmasin Barat, malah memaksanya harus bergadang.

Duduk beralaskan sebuah tilam sembari menunggu hujan reda, jejeran wadah kecil pun kerap menghiasi lantai rumahnya saat hujan turun melanda.

Ya, hal itu ia lakukan lantaran atap rumahnya yang kini berangsur rusak.

Sehingga saat hujan turun mengguyur pemukimannya, kesibukan kecil pun tak pelak meliputi mereka guna mengantisipasi rembesan air.

Baca: Paranormal Ini Ungkap Wujud Penampakan Buaya Putih Penunggu Jembatan Kahayan

"Iya. Bahkan kadang-kadang demi menunggu hujan reda, kami pun harus bergadang berjam-jam," ujarnya.

Tidak hanya itu, hidup di bawah garis kemiskinan ternyata membuat Aliansyah hanya bisa pasrah dengan kondisinya saat ini.

Aliansyah tak mampu memperbaiki dinding dan penyangga rumahnya yang reyot.

Begitu juga lantainya yang kini anjlok.

Untuk beristirahat pun, mereka harus melakukannya di bawah langit-langit berplafonkan selembar spanduk.

Baca: Anaknya Terciduk Narkoba, Ini yang Dilakukan Ratu Dangdut Elvy Sukaesih

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help