Kriminalitas Hulu Sungai Tengah

Dinihari Jalan-jalan ke Pasar, Pria Ini Malah Ditangkap Gara-gara Membawa Benda Ini

Dalam rangka tahun baru Imlek warga Tionghoa, Polres HST melakukan operasi Cipta Kondisi, Sabtu (17/2/2018).

Dinihari Jalan-jalan ke Pasar, Pria Ini Malah Ditangkap Gara-gara Membawa Benda Ini
istimewa
Sajam 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Dalam rangka tahun baru Imlek warga Tionghoa, Polres HST melakukan operasi Cipta Kondisi, Sabtu (17/2/2018).

Pada operasi dinihari, pukul 00.30 Wita di Pasar Hanyar sekitar Terminal Keramat Barabai, ditemukan seorang laki-laki membawa senjata tajam tanpa izin.

Dia adalah Muhammad Ukaili (24), warga Desa Kambat Utara Kecamatan Pandawan, Hulu Sungai Tengah.

Ukaili kedapatan membawa satu bilah senjata tajam jenis pisau penusuk dengan panjang besi 20 sentimeter.

Hulunya terbuat dari kayu warna hitam dengan panjang tujuh sentimeter serta kumpangnya juga dari kayu hitam dengan panjang 24 sentimeter.

Baca: Kesaksian Tetangga Soal Keseharian Roro Fitria yang Membuatnya Aneh dan Heran

Baca: Warganet Menduga Dhawiya Kurus Karena Narkoba, Benarkah Begitu?

Baca: Imlek 2018, Pendiri Facebook Mark Zuckerberg Rayakan Imlek Bersama Keluarganya, Begini Keseruannya

Kapolres HST AKBP Saban Atmojo, melalui Humas Polres HST Bripka Husaini mengatakan, tersangka dan barang bukti telah dibawa ke Mapolres HST.

Dijelaskan, tersangka tertangkap saat anggota Polres HST melakukan pemeriksaan dan penggeledahan badan tersangka, di Pasar Keramat Barabai, karena saat itu gerak gerik tersangka mencurigakan.

Saat diperiksa ternyata benar ada pisau penusuk yang terselip di pinggang kanannya. Saat ditanya apakah memiliki surat izin, dia tak bisa menunjukkan izin kepemilikan dan membawa senjata tajam tersebut.

“Tersangka dan barang bukti akhirnya dibawa ke Mapolres untuk proses hukum. Dia dijerat pasal 2 ayat 1 UU Darurat R1 Tahun 1951 tentang Senjata Tajam,”kata Husaini. Pihaknya mengimbau, agar warga tak berkeliaran tengah malam, jika tak ada kepentingan. Apalagi keluar dengan membawa senjata tajam tanpa izin, sekalipun dengan alasan untuk jaga diri. Masalahnya, hal tersebut melanggar UU dan rawan melakukan tindak pidana.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved