Kriminalitas Hulu Sungai Tengah

Pantas Premium Habis! Warga Sungaibuluh Ini Tertangkap Tangan Borong Ribuan Liter di SPBU

Warga tersebut, Yanto (45), dia kepergok membawa 1.200 liter bensin menggunakan mobil pikap Suzuki APV

Pantas Premium Habis! Warga Sungaibuluh Ini Tertangkap Tangan Borong Ribuan Liter di SPBU
tribunnews.com
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Polsek Labuanamas Utara menangkap seorang warga Desa Sungaibuluh yang diduga pelangsir bahan bakar minyak jenis premium, di Jalan Raya Kasarangan Desa Belanti, Kecamatan Labuanamas Utara.

Warga tersebut, Yanto (45), dia kepergok membawa 1.200 liter bensin menggunakan mobil pikap Suzuki APV warna putih dengan nomor pelat DA 9576 DC.

Baca: Roro Fitria Blak-blakan Soal Perantara yang Membelikan Sabu, inilah Sosoknya

Kapolres HST AKBP Sabana Atmojo, melalui Humas Pemkab HST Husaini, Sabtu (17/2/2018) menjelasakan, tersangka ditangkap Kamis lalu, setelah pihak Polsek pada saat melakukan patrol rutin.

“Saat dilakukan pemeriksaan tersangka tak bisa menujukkan surat izin angkut, tersangka tak bisa menujukkannya, sehingga pengangkutan dalam jumlah tersebut diduga illegal,”jelas Husaini.

Baca: Jadwal Liga Inggris Pekan 28 : Bigmatch MU vs Chelsea dan Arsenal vs Man City

Tersangka, bersama barang bukti berupa bensin itupun kemudian di amankan di Mapolres HST.

Tersangka, jelas Husaini dijerat pasal 53 huruf (b) Undang Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Mintak dan Gas Bumi, yaitu tertangkap tangan mengangkut bahan bakar minyak jenis bensin tanpa izin. “Sampai sekarang tersangka masih diperiksa,” katanya.

Baca: Gila! Pengendar Narkoba di Palangkara Ini Gunakan Anaknya Masih Kecil saat Beroperasi

Bahan bakar jenis premium, pantauan BPost di beberapa SPBU saat ini memang sulit untuk diperoleh.

Premium hanya mudah ditemukan di tingkat pengecer dengan harga yang hampir sama dengan pertalite, yaitu Rp 8.500 sampai Rp 9.000 per liter.

Yuli, warga Jalan PH M Noor mengatakan, hamper tak pernah lagi kebagian bensin jika membeli BBM ke SPBU.

“Alasan petugas SBPU, sudah habis atau kadang dibilang tangkinya belum datang,” katanya. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help