Berita Jakarta

Presidium Alumni 212 Sarankan Habib Rizieq Jalani Proses Hukum: Ada Kalanya Kita Belajar dari Musuh

Faizal Assegaf, memandang sikap kesatria Ahok perlu ditiru Rizieq Shihab dalam menjalani proses hukum.

Presidium Alumni 212 Sarankan Habib Rizieq Jalani Proses Hukum: Ada Kalanya Kita Belajar dari Musuh
kompas.com
Pimpinan FPI Rizieq Shihab menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang digelar PN Jakarta Utara di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (28/2/2017). Jaksa Penuntut Umum menghadirkan dua saksi ahli yaitu Rizieq Shihab dan Ahli Hukum Pidana Abdul Chair Ramadhan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA -Ketua umum FPI Habib Rizieq Shihab tak kunjung pulang dari Arab Saudi setelah tersandung kasus dugaan chat tidak senonoh dengan Firza Husein.

Progres 98 dan salah satu ‎pendiri Presidium Alumni 212 Faizal Assegaf, memandang sikap kesatria Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) perlu ditiru Rizieq Shihab dalam menjalani proses hukum.

Faizal menjelaskan, pengadilan Ahok terkait penistaan agama tidak berdiri sendiri, tetapi atas kerja sama masyarakat, Presiden, dan pihak kepolisian.

Baca: Tiket Kepulangan Rizieq Syihab Beredar, Netizen Soroti Tiga Kejanggalan Ini

Di mana, Presiden Joko Widodo memastikan proses pengadilan berjalan dengan transparan, Polri menyatakan bersalah, dan umat 212 melakukan pengawalan pengadilan tersebut.

"Jiwa kesatria ‎Ahok mesti diteladani Habib Rizieq. Ada kalanya kita belajar dari musuh juga," ujar Faizal di Jakarta, Sabtu (17/2/2018).

Hal senada juga diungkapkan tokoh intelektual muda NU Zuhairi Misrawi, yang memandang Rizieq hanya perlu menjalani proses hukum, di mana dirinya saat ini baru berstatus diduga.

Baca: Pendiri Presidium 212: Agak Sulit Rizieq Shihab Pulang karena Ada Pihak Penggoreng Isu

"Saya pribadi setuju Habib Rizieq meniru Ahok, tidak perlu mengerahkan massa, harus menerima keputusan hukum, jalani saja. Ahok pun menerima putusan hukum," kata Zuhairi di tempat yang sama.

‎Zuhairi pun menyinggung pembelajaran dari Nabi Muhammad SAW, yang meminta dalam menyelesaikan persoalan, harus dijalani dengan mudah dan jangan dibuat sulit.

"Permudah saja, pulang hadapi hukum, ini masalah sederhana saja. Habib harus legowo, pulanglah tanpa mengerahkan masa, hadapi proses hukum," imbaunya. (Seno Tri Sulistiyono)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved