Berita Hulu Sungai Utara

Ini yang Dilakukan GP Ansor HSU untuk Menangkal Radikalisme di HSU

Kegiatan Wawasan Kebangsaan dalam rangka Menangkal Paham Radikal mengangkat tema Meningkatkan Ukhuwah Islamiyyah

Ini yang Dilakukan GP Ansor HSU untuk Menangkal Radikalisme di HSU
reni kurnia wati
Dialog Focus Group Discussion (FGD) mengenai wawasan kebangsaan dalam rangka menangkal paham radikal di Pondok Pesantren Rasyidiah Khalidiah (Rakha) Amuntai. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Maraknya aktivitas dan kegiatan yang berorientasi kepada kelompok sendiri-sendiri, serta mengabaikan adanya keberagamaan di kalangan masyarakat, membuat Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) menggelar Dialog Focus Group Discussion (FGD) mengenai wawasan kebangsaan dalam rangka menangkal paham radikal di Pondok Pesantren Rasyidiah Khalidiah (Rakha) Amuntai.

Kegiatan Wawasan Kebangsaan dalam rangka Menangkal Paham Radikal mengangkat tema “Meningkatkan Ukhuwah Islamiyyah Dalam Menjaga Kedamaian di Kabupaten HSU.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Torino Vs Juventus Malam Ini di Liga Italia Pekan 25 - Hantu Liga Champions

Ketua GP Ansor HSU Musa Alhadi,S.Ag, M.M.Pd mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dengan melibatkan Tokoh Agama dan Masyarakat, Unsur Ormas, Ormas Keagamaan, OKP, Perempuan, Kelompok Profesi, Mahasiswa, Organisasi Kerukunan Masyarakat, dalam rangka mengingatkan kembali semangat kebangsaan rakyat Indonesia khususnya masyarakat di Kabupaten HSU.

Baca: Aneh! Kepala Tiba-tiba Pusing dan Mau Muntah saat Lihat 700 Koleksi Pengawal Presiden Soekarno

Selain sebagai ajang silaturahmi dan koordinasi semua pihak untuk memperkuat rasa persaudaraan dan persatuan, juga membangun kesepahaman dan kesepakatan ditingkat lokal dalam rangka menangkal paham radikal dan menciptakan sinergi antar semua pihak dalam menjaga kedamaian dan keamanan daerah.

"Dengan memiliki tujuan yang sama diseluruh lapisan masyarakat maka dapat terjalin sinergi yang baik dalam pencapaiannya," ujarnya.

Baca: Rumah Mewah Berlapis Emas Roro Fitria Ternyata Bertetangga dengan Kandang Ayam dan Bedengan

Terpisah Ketua pelaksana Reza Wahyu Hernadi mengatakan kegiata ini diikuti oleh sekitar 200 peserta selain penyampaian materi juga ada diskusi.

"Penyampaian materi disampaikan oleh tokoh agama, Polres HSU dan akademisi," ujarnya. (nia)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved