Bumi Murakata

Chairansyah Tetap Laksanakan Program Magrib Mengaji dan Jumat Taqwa

Plt Bupati Hulu Sungai Tengah, Chairansyah melaksanakan silaturahmi dan dialog dengan para ulama dan Habaib

Chairansyah Tetap Laksanakan Program Magrib Mengaji dan Jumat Taqwa
banjarmasinpost.co.id/hanani
Plt Bupati HST HA Chairansyah (ketiga dari kiri) bersama para ulama dan habaib 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Plt Bupati Hulu Sungai Tengah, Chairansyah melaksanakan silaturahmi dan dialog dengan para ulama dan Habaib se-HST, Senin (20/2/2018).

Program enam bulanan tersebut keempat kalinya dilaksanakan, dalam rangka realisasi janji kampanye, bersama Bupati HST non aktif H Abdul Latif. Kegiatan sejak pukul 10.00 Wita sampai siang menjelang azan zuhur  ini dilaksanakan di Aula Pondok Pesantren Nurul MUhibbin, pimpinan KH Akmad Bakhiet.

Selain dihadiri ulama dan Habaib se-HST, dialog juga dihadiri perwakilan Muspida, serta jajaran pemerintahan HST dan tokoh masyarakat.

Chairansyah pada kesempatan itu didampingi Sekda HST HM Tamzil, serta pejabat SOPD lainnya. Dalam sambutannya, Chairansyah mengatakan, selain program rutin, tujuan silaturahmi, agar bersama-sama mengevaluasi apa yang telah dilakukan pemeritah kabupaten.

"Untuk hal tersebut kami meminta masukan saran dan kritik dalam pembangunan dan perbaikan ke depan,”katanya.

Plt Bupati HST HA Chairansyah (tengah )
Plt Bupati HST HA Chairansyah (tengah ) (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Diapun mengakui masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki, termasuk merealisasi janji-janji yang belum dilaksanakan. Menurut Chairansyah selama ini waktunya bersama BUpati H Abdul Latif banyak  tersita untuk membangun sitem dan membenahi birokrasi pemerintahan.

“Tentunya kami tak dapat menyukseskan seluruh program pembangunan, tanpa dukungan, saran dan masukan dari ulama, para habaib, tokoh masyarakat dan unsure lainnya. Kami terus berupaya memperbaiki kelemahan dan kekurangan,”imbuhnya lagi. Disebutkan pembangunan di Bumi Murakata sudah mengalami perubahan, baik dari sisi pemerintahan maupun pelayanan masyarakat.

Seperti meningkatkan kualitas kehidupan beragama dan keseriusan membina keserasian hubungan ulama dan umara. Pemkab HST juga menggalakan program mengaji selepas salat magrib dengan mewajibkan seluruh TV kabel mematikan salurannya sebelum waktu salat margin hingga selesai salat isa.

“Baru-baru ini, kami membuat kebijakan kepada ASN yang beragama Islam, agar semua SOPD secara bergiliran melaksanakan pembinaan mental dengan ceramah agama sebulan sekali di lingkungan kerja masing-masing, dalam program Jumat Taqwa,”ungkap Chairansyah.

Sedangkan untuk bidang lainnya, yang meliputi bidang pertanian, perikanan dan ketahanan pangan, pendidikan, Kesehatan, pemerintahan , infrastruktur, Perumahan dan permukiman, Kesejahteraan sosial, Lingkungan hidup , tenaga kerja, Pemberdayaan masyarakat dan desa serta bidang lainnya, tetap dilaksanakan sesuai kebijakan Bupati HST non aktif,H Abdul Latif yang didukung DPRD HST.

Disebutkan, salah satu fokus pembangunan adalah bidang Pertanian, dimana Pemkab HST tetap menjalankan hasil kajian dari Universitas Lambung Mangkurat sebagai landasan akademis dalam membangun sektor tersebut. Juga melakukan penguatan kelembagaan petani melalui Gapoktan sebagai pintu masuk bagi pemerintah dlammenyalurkan bantuan dan pembinaan petani.

Para ulama se-HST yang hadir pada Silaturahmi dan Dialog Plt Bupati HST dengan ulama dan habaib, Senin (19/2/2018)
Para ulama se-HST yang hadir pada Silaturahmi dan Dialog Plt Bupati HST dengan ulama dan habaib, Senin (19/2/2018) (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Pada kesempatan dialog, sejumlah ulama memberikan masukan dan sarannya. Antara lain agar pemerintah menyediakan kamar rawat inap khusus untuk ulama dan habaib, segera membenahi pasar, termasuk komitmen pemerintah dan kepolisian dalam rangka menjamin keamanan ulama dalam berdakwah dari teror seperti terjadi di pula Jawa.

Para ulama juga meminta, agar pertemuan silaturahmi dan dialog  per enam bulanan tersebut tak sekadar memenuhi janji kampanye, atau serimonial semata. Tapi menjadi masukan yang bernar-benar bermanfaat dan diterapkan pemerintah kabupaten, dalam rangka menciptakan masyarakat HST yang agamis, sesuai Visi dan misi, yaitu mewujudkan masyarakat yang agamis,  mandiri, sejahtera dan bermartabat.  SIlaturahmi ditutup dengan kegiatan makan siang bersama, dan salat zuhur berjamaah. (*/AOL).

Penulis: Hanani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved