Seputar Kaltim

Nama Kapolres Dicatut Minta Duit Biaya Mencari Korban Tenggelam ke Pemilik Kapal di Balikpapan

i tengah kesibukan jajaran aparat kepolisian mencari menemukan enam korban kapal Tarawani Baru yang tenggelam

Nama Kapolres Dicatut Minta Duit Biaya Mencari Korban Tenggelam ke Pemilik Kapal di Balikpapan
TRIBUNKALTIM.co
Kapolres Kutim, AKBP Teddy Ristiawan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SANGATTA – Di tengah kesibukan jajaran aparat kepolisian mencari menemukan enam korban kapal Tarawani Baru yang tenggelam sepekan lalu, ada oknum tak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi ini untuk memperoleh keuntungan sendiri.

Mengatasnamakan Kapolres, Wakapolres dan Kasatreskrim Polres Kutai Timur, oknum tersebut berhasil mengantongi uang Rp 170 juta.

Hal ini diungkapkan Kapolres Kutim, AKBP Teddy Ristiawan saat ditanya soal penemuan korban tenggelam, Minggu (18/2/2018).

Baca: 5 Fakta Hujan Sawer Raja Tambang Binuang, Bocah SD Nyawer Lesty Jutaan Hingga Harley untuk Rhoma

Baca: Satu Lagi Raja Tambang di Kalimantan Bikin Kejutan, H Isam Umrahkan 250 Gurunya di SMP

Oknum yang diperkirakan berjumlah tiga orang itu, menurut Teddy, secara bergantian menghubungi pemilik kapal tugboat Biak VI yang berada di Balikpapan.

Untuk meminta sejumlah uang dengan alasan kebutuhan operasional pencarian korban tenggelam.

Padahal, tidak pernah ada yang menghubungi pemilik tugboat. Baik Teddy, maupun Wakapolres Kompol Suprianto maupun Kasatreskrim AKP Alfiansyah.

“Ada yang mengaku sebagai Kapolres, sebagai Wakapolres dan Kasatreskrim. Mereka secara bergantian meminta sejumlah uang dengan alasan untuk operasional pencarian korban tenggelam.

Seperti pembelian BBM, uang makan personel, dan lainnya dengan total uang yang ditransfer ke salah satu akun mencapai Rp 170 juta.

Halaman
12
Editor: Ernawati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved