Korupsi KTP Elektronik

Nazaruddin Minta Anas Akui Korupsi yang Dilakukan dan Segera Tobat: Berani Jujur itu Hebat

Nazaruddin menyebut, Anas selalu membawa-bawa nama Demokrat hanya untuk kepentingannya pribadi.‎

Nazaruddin Minta Anas Akui Korupsi yang Dilakukan dan Segera Tobat: Berani Jujur itu Hebat
Tribunnews/Dany Permana
Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum (kiri) menjalani persidangan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi ahli di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta, Kamis (28/8/2014). Anas diduga terkait korupsi dalam proyek Hambalang, yang juga melibatkan mantan Menpora Andi Malarangeng. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Menurut Nazaruddin dalam kasus korupsi e-KTP, yang paling jelas keterlibatannya adalah mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum.

Nazaruddin menyebut, Anas selalu membawa-bawa nama Demokrat hanya untuk kepentingannya pribadi.‎

Sementara ‎Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan anaknya Edhy Baskoro Yudhoyono alias Ibas sama sekali tidak terlibat. 

Saat proyek e-KTP dibahas, Nazaruddin juga menjabat sebagai Bendahara Fraksi Demokrat, sedangkan Anas menduduki posisi Ketua Fraksi sampai akhirnya terpilih sebagai Ketua Umum Demokrat.

Baca: Situs Ini Pastikan Kabar Soal Meninggalnya Pemeran Rambo Sylvester Stallone yang Bikin Heboh

Nazaruddin meminta Anas untuk mengakui korupsi yang telah dilakukan, mulai dari proyek pembangunan Hambalang, pengadaan di sejumlah perguruan tinggi sampai korupsi proyek e-KTP.

"Saya akan bangga ‎sama Mas Anas untuk saat ini kalau dia mau jujur. Jujur tentang kesalahan yang dia lakukan di wisma atlet, hambalang, kasus perguruan tinggi. Kalau berani jujur itu kan hebat," tegas Nazaruddin, Senin (19/2/2018) usai bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Nazaruddin menambahkan selain jujur, Anas juga harus mendekatkan diri dengan Allah, segera tobat dan tidak banyak menyangkal. (*)

Berita ini telah ditayangkan di Tribunnews.com berjudul: Nazaruddin: Mas Anas Harusnya Jujur dan Segera Tobat

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved