PKB Dukung Cak Imin Maju Jadi Cawapres, PDI-P Siapkan Rakernas Bahas Capres dan Cawpres

Sementara itu Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin didorong kader partainya

PKB Dukung Cak Imin Maju Jadi Cawapres, PDI-P Siapkan Rakernas Bahas Capres dan Cawpres
Tribunnews.com
Cak Imin menggunakan penutup kepala khas Papua saat menghadiri pencabutan nomor urut partai peserta Pemilu 2019 di KPU, Minggu (18/2/2018) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sementara itu Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin didorong kader partainya untuk mendampingi Presiden Joko Widodo sebagai Cawapres pada Pilpres 2019.

Menanggapi hal itu, Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal PDIP mengatakan bahwa setiap partai ada kecenderungan mendorong kepemimpinan dari dalam partainya.

"Tentu Cak Imin, ya wajar, ketua umum dicalonkan oleh parpolnya masing-masing," ujar Hasto di Jakarta, Sabtu.

Seperti halnya Jokowi, kata Hasto, yang lahir dari proses kepemimpinan internal PDI-P.

Namun, saat ini partai berlambang banteng sedang melakukan penjajakan ke berbagai partai.

Baca: Satu Lagi Raja Tambang di Kalimantan Bikin Kejutan, H Isam Umrahkan 250 Gurunya di SMP

"PDI-P juga berproses menyiapkan kaderisasi kepemimpinan di internal partai," kata Hasto.

Namun, kata Hasto, partainya kembali menyerahkannya pada rakyat.

Menurut dia, pilihan rakyat akan lebih bermanfaat karena calon itu pasti dipercaya memimpin Indonesia lima tahun berikutnya.

PDI-P sendiri belum menentukan siapa cawapres yang akan diusung untuk Pilpres 2019.

Baca: 5 Fakta Hujan Sawer Raja Tambang Binuang, Bocah SD Nyawer Lesty Jutaan Hingga Harley untuk Rhoma

Partai itu akan menggelar Rapat Kerja Nasional ketiga pada 23-25 Februari 2018.

Salah satu agendanya yakni terkait calon presiden dan wakil presiden yang diusung tahun 2019.

"Pada Rakernas itu kami akan membahas hal-hal strategis terkait pemilu serentak 2019, dan berkaitan siapa yang akan diputuskan sebagai capres dan cawapres," kata Hasto.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help