Berita Hulu Sungai Utara

Tinggal Seorang Diri, Asdiah Hanya Pasrah Rumahnya Dibongkar

Sebagian pemilik rumah di pinggir sungai Kelurahan PAliwara Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara

Tinggal Seorang Diri, Asdiah Hanya Pasrah Rumahnya Dibongkar
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Pembongkaran rumah di jalur hijau masih akan terus dilakukan sesuai dengan pelaksanaan program Kota tanpa kumuh. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Sebagian pemilik rumah di pinggir sungai Kelurahan PAliwara Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara memang telah melakukan pembongkaran sendiri.

Namun ada juga yang pembongkarannya dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) HSU, Senin (19/02/2018).

Seperti yang diungkapkan Asdiah yang mengaku hanya tinggal sendiri di rumah tersebut.

Dirinya seorang janda dan anak yang sudah berkeluarga.

Saat pembongkaran Asdiah hanya bisa duduk menyaksikan rumah yang sudah enam tahun ditinggalinya itu dibongkar oleh Satpol PP HSU.

Baca: Waw Lihat Zakat Raja Tambang Kalimantan H Ciut yang Juga Tak Kalah Heboh

Asdiah mengatakan dirinya tidak membangun rumah melainkan membeli dengan harga Rp 25 juta enam tahun lalu.

Diakuinya memang tidak ada surat menyurat hanya keberaniannya membeli rumah yang memang dibangun di atas tanah yang dilarang.

Baca: Dilarang Gunakan Nama Bahar Oleh Ibunya, Annisa Bahar, Ini yang Dilakukan Juwita

“Saat ini saya tinggal bersama anak yang tidak jauh, saya menyadari bahwa memang salah tinggal diatas bantaran sungai,” ungkapnya.

Asdiah mengatakan dirinya mendapatkan tali asih atas pembongkaran rumah meskipun tidak sebanyak saat dirinya membeli namun hal tersebut juga telah disyukurinya.

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved