Kriminalitas Tanahlaut

67 Potong Kayu Ulin Gagal ke Pemasiran dan Solar Kurang 1.000 Liter Batal ke Pertambangan

Sarni, warga Kecamatan Pelaihari ditetaapkan sebagai tersangka pelaku ilegal logging oleh penyidik Satreskrim Polres Tanahlaut

67 Potong Kayu Ulin Gagal ke Pemasiran dan Solar Kurang 1.000 Liter Batal ke Pertambangan
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
67 Potong Kayu Ulin Gagal ke Pemasiran, Kota Banjarbaru setelah diamankan polisi di Mapolres Tanahlaut, Rabu (21/2/2018) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Sarni, warga Kecamatan Pelaihari ditetaapkan sebagai tersangka pelaku ilegal logging oleh penyidik Satreskrim Polres Tanahlaut, Rabu (21/2/2018).

Itu setelah Sarni gagal menjual kayu ulin ke wilayah Pemasiran, Kota Banjarbaru, karena dicegat patroli kewilayahan Satsabhara Polres Tanahlaut, Selasa (20/2/2018) sekitar pukul 14.30 Wita.

Informasi dihimpun, pelaku kerap membeli kayu ulin dari Jalan Sompul, Desa Makmurmulya, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanahbumbu. Kayu ulin itu diangkut dengan mobil pikap suzuki tujuan Pemasiran, Kota Banjarbaru.

Baca: Head to Head dan Prediksi Sevilla vs Manchester United (MU) Liga Champion Malam Ini, Impresif!

Meski berhasil melintasi di depan Polsek Kintap, Polsek Jorong dan Mapolres Tanahlaut. Saat berada di depan PTPN XIII Desa Ambungan, mobilnya tertahan.

Personel Satsabhara Polres Tanahlaut mencurigai angkutan kayu ulin itu tidak dilengkapi dokumen yang sah. Sarni dan mobilnya digiring ke Mapolres Tanahlaut.

Kasat Reskrim Polres Tanahlaut, AKP Agus Rusdi Sukandar mengatakan modus pelaku masih didalami karena pelaku membawa kayu tanpa izin melalui jalur tertentu. Jumlah kayu ulinnya 67 potong berbagai ukuran.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Leganes vs Real Madrid Malam Ini di Liga Spanyol Pekan 25, Modal Ronaldo Cs!

Pengakuan pelaku kali pertama mengangkut akan didalami penyidik. Itu karena nomor polisi mobil pelaku sudah termonitor dan kebiasaan mengangkut kayu tanpa izin pada malam hari.

"Artinya pelaku sudah membaca kegiatan polisi sehingga berani membawa kayu pada siang hari," katanya.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Shakhtar Donetsk vs AS Roma Malam Ini di Liga Champion - Memori Pahit

Sementara, terkait pengangkutan bahan bakar minyak solar dengan mobil, AKP Agus Rusdi Sukandar mengatakan akan disuplai ke wilayah pertambangan batu bara.

"Kita amankan karena bahan bakar yanv dibeli merupakan bahan bakar subsidi yang disalurkan ke industri pertambangan," katanya.

Informasi dihimpun, Ilham Dwi Cahyadi ditangkap di wilayah Kelurahan Angsau, pada 15 Februari 2018 sekitar pukul 02.00 Wita. Polisi menemukan kurang dari 1000 liter dalam 28 jireken ukuran 35 liter diangkut dengan mobil minibus merek Isuzu.

"Modus operandi pelaku masih didalami, berapa kali menyuplai ke pertambangan juga didalami," katanya. (Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help