NEWSVIDEO

Inilah Kasus yang Diungkap Polres Tanahlaut Periode Januari - Februari 2018, Vera: Saya Jera!

Selama Januari hingga pertengahan Februari 2018 ini, Fathul mengaku sudah menetapkan 17 tersangka

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kabupaten Tanahlaut masih menjadi basis peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang. Itu terungkap dari keterangan Wakapolres Tanahlaut, Kompol Fathul Ulum, Rabu (21/2/2018).

Selama Januari hingga pertengahan Februari 2018 ini, Fathul mengaku sudah menetapkan 17 tersangka pemakai dan pengedar narkoba jenis sabu dan obat terlarang jenis carnophen.

Baca: BREAKING NEWS - Staf Admin Universitas Palangkaraya Ditemukan Istri Tewas Gantung Diri di Kamar

Dari 17 tersangka itu dari 15 kasus hasil pengungkapan Satresnarkotika Polres Tanahlaut dan pengungkapan lima Polsek. Barang bukti yang diamankan sebanyak 13, 83 gram narkotika jenis sabu dan 145 butir pil carnophen serta uang tunai Rp 3 juta lebih.

Fathul mengimbau agar masyarakat di Kabupaten Tanahlaut jangan mudah silau oleh rayuan pemilik atau bandar narkotika yang menjanjikan keuntungan dari peredaran narkotika.

Baca: Heboh! Hilang Saat Menuju RSUP Kariadi Semarang, Perawat Cantik Ini Ditemukan Linglung di Surabaya

Dari 17 tersangka pengedar dan pemakai narkotika, terdapat satu tersangka perempuan bernama Verawati.

Warga Jalan PLN Lama RT 006 RW 000 Desa Sungaidanau, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanahbumbu ini, ditanyai Fathul tertangkap karena kepemilikan 46 paket sabu seberat sekitar 4,19 gram.

Baca: Wow! Harta Karun 61 Miliar Ditemukan, Salah Satunya Koin Emas Langka Milik Raja Spanyol Phillip V

Vera panggilannya ditangkap Satnarkotika Polres Tanahlaut, di Jalan A Yani RT 05 Desa Pandansari, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanahlaut, pada 19 Januari 2018, sekitar pukul 16.00 Wita.

"Saya merasa jera. Dua kali menjual harga Rp 500 ribu satu paket pak," ujarnya kepada Kompol Fathul Ulum.

Barang bukti narkotika hasil pengungkapan dimusnahkan menggunakan mesin blender disaksikan Ketua Pengadilan Negeri Pelaihari, Mohammad Amrullah, Kasi Pidana Umum Kejaksaan Negeri Pelaihari, Adhya Satya, LSM dan perwakilan Kesbangpol Kabupaten Tanahlaut. (Banjarmasin Post/Mukhtar Wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help