Kriminalitas Banjarmasin

Sama-sama Mabuk, Jami Hujani Jalal Tusukan, Alasannya Bikin Geleng-geleng Kepala

Warga Sungai Miai Kecamatan Banjarmasin Utara sebelumnya ditangkap anggota gabungan Timsus Bekantan

Sama-sama Mabuk, Jami Hujani Jalal Tusukan, Alasannya Bikin Geleng-geleng Kepala
banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
Mengenakan seragam tahanan orange, Nur Jami nampak hanya bisa menunduk malu saat memasuki ruangan aula Polsekta Banjarmasin Utara, Rabu (21/2) siang kemarin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Mengenakan seragam tahanan orange, Nur Jami nampak hanya bisa menunduk malu saat memasuki ruangan aula Polsekta Banjarmasin Utara, Rabu (21/2) siang kemarin.

Warga Sungai Miai Kecamatan Banjarmasin Utara sebelumnya ditangkap anggota gabungan Timsus Bekantan Polresta Banjarmasin bersama jajaran Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Utara, Selasa (20/2) sore kemarin.

Ia dibekuk lantaran semula telah penganiayaan warga Handil Bakti Kecamatan Alalak, Suriadi alias Jalal, pada Desember 2017 Silam.

Baca: Nyaris Dibakar Warga, Kakek Lamsi: Seumur-umur Jadi Maling, Baru Kali Ini Dipukul Perempuan

Beruntung akibat perbuatannya tersebut nyawa Jalal pun masih bisa terselamatkan. Pasalnya, ia hanya mengalami luka tusuk pada bagian dada dan pundak sebelum akhirnya lari menyelamatkan diri.

Sementara Jami sendiri mengaku nekat melakukan perbuatan tersebut lantaran ingin membela sang kakak. Menurutnya saat itu Masrudin alias Udin Togo bajunya sempat dijambak oleh korban.

Baca: Terungkap! Fachri Albar Ternyata Pecandu Berat, Gunakan Narkoba Lebih dari 10 Tahun

"Saya pun saat itu langsung pulang mengambil pisau. Dan sempat menghunuskannya ke sekitar dada dan pundak korban," ujarnya.

Lebih lanjut, Jami juga tidak menampik malam itu mereka memang sempat menengak miras dengan Udin Togo beserta Jalal.

Hal itu mereka lakukan seiring pelaksanaan pernikahan salah seorang keluarganya di Jalan Sungai Miai Kecamatan Banjarmasin Utara, Minggu (3/12/2017) siang lalu.

Baca: Kakek Ini Ternyata Sudah 10 Kali Bolak Balik Penjara, Teman Satu Sel di Lapas Martapura Syok

" Saya pun kemudian melarikan diri ke Martapura selama seminggu. Kemudian juga sempat bekerja di tempat adik di wilayah Alalak Selatan," aku Jami.

Sementara Kapolsekta Banjarmasin Utara, Kompol Madyo Pranowo melalui Kasi Humasnya, Aiptu Agus Sugiarto saat dikonfirmasi terkait hal itu dirinya pun membenarkan.

" Untuk kini kami kenakan pasal 351 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman selama max 5 tahun," tandasnya. (BANJARMASINPOST.CO.ID /A RIZKI ABDUL GANI)

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help