Bumi Selidah

Penilaian Tahap I Melampau Target, Batola Dapat Nilai Adipura 75,87

Berdasarkan ekspos dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi, hasil penilaian Adipura untuk Kota Marabahan mencapai 75,87.

Penilaian Tahap I Melampau Target, Batola Dapat Nilai Adipura 75,87
via BANJARMASINPOST.co.id/fadly setia rahman
(Sumber foto: Humas Pemkab Batola) Bupati Baritokuala (Batola) Hj Noormiliyani AS SH membuka gelaran Festival Tari Serumpun Melayu Pesisir III 2018, Rabu (10/1/2018) malam. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BATOLA -Kesadaran masyarakat Kabupaten Barito Kuala (Batola) untuk berprilaku hidup bersih dan sehat berwawasan lingkungan menggembirakan.

Indikator ditunjukan dari hasil penilaian Adipura Tahap I (P1) Tahun 2017/2018.

Berdasarkan ekspos dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi, hasil penilaian Adipura untuk Kota Marabahan mencapai 75,87.

Hasil ini cukup menggembirakan karena di atas standar yang ditatapkan yakni 70.

“Semoga capaian ini bisa berlanjut bahkan meningkat hingga penilaian Tahap II,” kata salah satu tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel Hj Ninuk Murtini pada Ekspos Hasil Penilaian P1 di hadapan Bupati Batola Hj Noormiliyani AS, Wakil Bupati H Rahmadian Noor, Sekda H Supriyono, dan para pimpinan SKPD di Aula Selidah Kantor Bupati Batola.

Ninuk yang juga Kabid Pengelolaan Sampah Limbah B3 Kemitraan DLH Provinsi Kalsel menerangkan, hasil capaian yang diraih Batola mencakup indikator fisik, detail, pemukiman, jalan, pasar, pertokoan, perkantoran, sekolah, rumah sakit/puskesmas, hutan kota, taman kota, terminal bus/angkot, perairan terbuka, TPA, fasilitas pengolahan sampah skala kota, dan bank sampah induk.

Untuk beberapa objek penilaian yang perlu mendapat perhatian selain di kawasan Marabahan juga terdapat di wilayah Handil Bakti, Alalak terutama menyangkut pengelolaan sampah pada TPS serta penataan.

Demikian pula untuk kawasan Pasar Baru dan Pasar Wangkang Marabahan diperlukan penataan blok.
Selain itu, kawasan pasar perlu dilengkapi pohon penghijauan sebagai peneduh, got, drainase, TPS, dan WC yang terkelola.

Kepala Dinas LH Batola, Hj Fahriana memaparkan, berbagai upaya telah dilakukan untuk mendorong masyarakat berprilaku hidup bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan.

Di antaranya, katanya, dengan mengadakan gotong-royong baik perkotaan maupun perdesaan, kantor, pemukiman, sekolah, serta SKPD.

Selain itu, katanya, diadakan berbagai lomba baik yang terkait upaya membuka kesadaran tentang kebersihan dan keindahan lingkungan maupun pemanfaatan limbah seperti lomba busana daur ulang, praktik pembuatan pupuk organik, penggalakan penghijauan, dan lainnya. (*)

Penulis: A Mas Ramadhani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help