Berita HSU

Warga Bergotong Royong Perbaiki Titian di Babirik yang Rusak Diterjang Puting Beliung

Perbaikan titian menggunakan kayu yang masih bisa dipergunakan bekas titian terdahulu yang ditiup angin.

Warga Bergotong Royong Perbaiki Titian di Babirik yang Rusak Diterjang Puting Beliung
banjarmasinpost.co.id/reni kurniawati
Warga bergotong royong memperbaiki jembatan yang rusak diterjang puting beliung di Babirik, HSU 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Angin puting beliung yang merusak titian di Desa Kalumpang Dalam Kecamatan Babirik beberawa waktu lalu saat ini mulai diperbaiki oleh warga.

Warga bergotong royong memperbaiki titian yang menghubungkan Desa Kalumpang Dalam dengan Desa Hambuku Lima ini diperbaiki menggunakan material seadanya.

Camat Babirik Hamdani mengatakan perbaikan titian menggunakan kayu yang masih bisa dipergunakan bekas titian terdahulu yang ditiup angin.

"Warga mengambil puing puing titian yang berserakan dan memanfaatkan kembali untuk memperbaiki titian," ujarnya.

Baca: Jokowi Resmi Capres 2019, Prabowo Katakan Ini

Meskipun saar ini perbaikan masih belum rampung namun warga terus bergotong royong untuk memperbaikinya. Selama itu warga menggunakan kapal atau jukung yang disediakan oleh aparat desa.

Di Desa Kalumpang dalam terdapat dua sekolah yang guru dan siswanya ada juga yang berasal dari desa tetangga. "Setiap pagi dan siang disediakan orang untuk mengantar siswa dan guru untuk berangkaat dan pulang dari sekolah," ujarnya.

Hamdani menambahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) HSU telah melakukan survei dan memperkirakan anggaran untuk perbaikan. Diharapkan Pemerintah Daerah HSU bisa menganggarkan. "Tidak bisa menggunakan Dana desa karena belum pencairan dan juga tidak teranggarkan pada tahun lalu,"" ujarnya.

Baca: 5 Link Live Streaming MNC TV Madura United vs Persebaya Piala Gubernur Kaltim Grup B

Terpisah Kepala desa Kalumpang Dalam Jidi Elhami mengatajan warga yang sebagian besar merupakan nelayan dan petani ini tidak kesulitan untuk mendapatkan bahan makanan, karena masih tersedia banyak kios di Desa Kalumpang Dalam.

Hampir setiap tahun Desa Kalumpang Dalam mengalami musibah bencana alam berupa banjir. Namun untuk angin puting beliung baru pertama kali ini. Dan warga diminta untuk lebih berhati hati saat hujan yang disertai angin kencang.

"Memang tidak ada pepohonan karena seluruh wilayahnya berupa daerah rawa, yang mengakibatkan angin bertiup sangat kencang," ungkapnya.

Warga desa Kalumpang Dalam sendiri berjumlah sekitar 250 Kepala Keluarga atau sekitar 1000 jiwa. Dan diharapkan titian bisa segera diperbaiki dan dapat digunakan kembali seperti semula.(*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help