Berita Hulu Sungai Utara

Anggota Satpolair HSU Datangi Paminggir, Pancasila Pun Disinggung

Satuan Polairud HSU terus melakukan giat langsung ke masyarakat dengan melakukan kunjungan.

Anggota Satpolair HSU Datangi Paminggir, Pancasila Pun Disinggung
istimewa
Satuan Polairud HSU terus melakukan giat langsung ke masyarakat dengan melakukan kunjungan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Satuan Polairud HSU terus melakukan giat langsung ke masyarakat dengan melakukan kunjungan. Kunjungan ke masyarakat juga disertai dengan penyuluhan tentang bahaya paham radikal dan anti pancasila.

Kunjungan kali ini dilaksanakan di Desa Paminggir Kecamatam Paminggir yang juga dihadiri oleb aparat desa.

Sekdes Paminggir Seberang Abdul Hair dan Tokoh Agama Ustadz Mahmud Riyad memberikan dukungan penuh terhadap upaya pencegahan adanya paham radikal dan anti pancasila.

Baca: Hasil Babak Pertama Arema FC Vs Pusamania Borneo FC - Skor 0-2, Imbas Rotasi Pemain?

Mengingat saat ini paham radikal bisa dibawa melalui berbagai media terlebih media elektronik. Personil Satpolairud Polres Hsu yang mengikuti kegiatan ini adalah Brigadir Arbain, Brigadir murjain, Brigadir Farid Afriadin, Brigadir Ary fadli, Bripda Ismail dan Bripda Hadi Wibowo.

Yang juga dihadiri oleh sekitar 50 warga dan mahasiswa IAIN Antasari yang tengah melaksanakan praktek lapangan di Desa Paminggir Seberang.

Kasat Polairud Hsu yang diwakili Bhabinkamtibmas Sat Polairud Brigadir Murjain mengatakan pencegahan paham radikalisme perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak.

Baca: Jadwal Siaran Langsung Manchester United (MU) vs Chelsea di RCTI Liga Inggris Pekan 28 : Optimis!

Baca: Jadwal Siaran Langsung Arsenal vs Manchester City Final Piala Liga Inggris (Carabao Cup) 2018

"Setiap akan diadakan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak harus melapor ke aparat desa baik melalui ketua RT," ujarnya.

Bantuan dari tokoh agama juga diperlukan dengan memberikan pemahaman agama yang sesuai dan tidak langsung percaya dengan pemahaman baru apalagi yang menyinpang dari norma agama, adat dan hukum.

Brigadir Murjani menambahkan saat ini banyak berkembang organisasi radikal dan anti Pancasila. Karenanya masyarakat perlu mengetahuiDefinisi Radikal, Radikalisasi, Deradikalisasi, Radikalisme dan Radikal Terorisme.

Dalam kegiatan ini Sat Polairud HSU memberikan Sembako, pelampung, teks pancasila dan bendera merah putih kepada warga kurang mampu, nelayan, perwakilan masyarakat Paminggir.

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Murhan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help