Travel

Mau Pulang Hanya Tinggal Nama? Coba Datang ke 6 Pulau Paling Berbahaya di Dunia Ini

Namun apa yang terjadi selanjutnya membuat kita langsung ketakutan dan menutup diri di bawah selimut.

Mau Pulang Hanya Tinggal Nama? Coba Datang ke 6 Pulau Paling Berbahaya di Dunia Ini
ourtripguide.com
Pulau paling berbahaya di dunia 

Sebenarnya, alarm sirene didedikasikan untuk mengingatkan penduduk saat Sulfur mencapai tingkat toksinnya.

5. Ramree Island di Burma


(ourtripguide.com)

Ramree adalah sebuah pulau besar yang terletak di lepas pantai Negara Bagian Rakhine dan mencakup sekitar 1.350 kilometer persegi tanah.

Pulau ini dianggap sebagai tempat paling berbahaya di dunia tertama bagi manusia.

Ramree telah menyaksikan satu serangan paling mengerikan dan bencana terbesar yang pernah dilakukan hewan terhadap manusia.

Dimana terjadi ketika Perang Dunia II.

Saat Pasukan Jepang mencoba mundur melawan kekuatan Inggris dan lari ke hutan bakau yang lebat.

Tanpa disadari hutan itu merupakan rumah bagi sejumlah besar buaya air asin yang masing-masing dapat mencapai panjang 23 dan beratnya 2,200 pound.

Lebih dari 500 dari 1.000 tentara dimakan sementara sisanya melarikan diri ke hutan.

6. Pulau Sentinel Utara di India


(ourtripguide.com)

Sentinel Utara adalah sebuah pulau yang terletak sekitar dua puluh mil sebelah barat Pulau Smith, di Teluk Benggala.

Dihuni oleh orang Sentinel yang dikatakan sebagai manusia terakhir yang tersisa di planet ini yang memilih untuk tetap benar-benar terisolasi dan ltidak memiliki kontak dengan peradaban modern.

Bila kamu melihatnya dari langit, pulau ini tampaknya indah dengan pantai biru yang menakjubkan dan hutan lebat, namun wisatawan atau nelayan tidak berani menginjakkan kaki di sana karena reputasi menakutkan dari penghuninya

Orang-orang Sentinel tidak segan-segan membunuh orang yang berani menginjakkan kaki di pulau mereka.

Mereka bahkan sering melempar panah ke kapal, dan helikopter.

Hai Guys! Berita ini ada juga di TRIBUN-TRVEL.com

Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help