Berita Banjarmasin

Nenek Penjual Kue Itu Bersyukur Cucunya Sudah Dirawat, Tapi Masalah Ini yang Masih Mengganjal

PERJUANGAN nenek Ramlah, penjual kue keliling kampung yang berjalan kaki sambil menggendong cucunya, Alfarizi

Nenek Penjual Kue Itu Bersyukur Cucunya Sudah Dirawat, Tapi Masalah Ini yang Masih Mengganjal
BPost Cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - PERJUANGAN nenek Ramlah, penjual kue keliling kampung yang berjalan kaki sambil menggendong cucunya, Alfarizi untuk mencukupi keperluan keluarga dan biaya berobat cucunya mulai membuahkan hasil.

Sang cucu mulai ditangani tim medis dan ternyata komplikasi, gizi buruk dan menderita TB.

Ramlah dan Alfarizi di jemput oleh ambulans dari Rumah Sakit Bhayangkara Banjarmasin.

Ia sendiri tidak menduga akan ada kunjungan sekaligus perawatan kesehatan untuk cucunya.

Baca: Gara-gara Ketahuan Tato Tubuh Sendiri, Febri Sempat Diusir Pergi dari Rumah

"Kemarin ada lelaki berpesan kepada saya agar tidak kemana-mana. Kemudian dua unit ambulans datang bersama polisi juga," cerita Ramlah.

Kini Alfarizi telah dirawat di ruang isolasi 2, RS Bhayangkara, Jalan Ayani, KM 4.

Di lengannya sudah terpasang infus.

Bahkan dikatakan Ramlah dokter juga telah melakukan pemeriksaan rongen dan TB terhadap Alfarizi.

"Semenjak dibawa, sudah tiga kantong infus yang habis. Saat ini kami juga sedang menunggu hasil pemeriksaan dokter," ujarnya.

Halaman
1234
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help