BFokus Banua Anam

Desa Ini Lebih Separuh Warganya Penyetrum Ikan, Sekarang Jumlahnya Menurun karena Ini

Pengakuan SR, pelaku penyetrum di Desa Mantaas Kecamatan Labuanamas Utara, HST, itu dikuatkan oleh Kepala Desa Mantaas, Wahyuni.

Desa Ini Lebih Separuh Warganya Penyetrum Ikan, Sekarang Jumlahnya Menurun karena Ini
BPost Cetak
bpost cetak

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pengakuan SR, pelaku penyetrum di Desa Mantaas Kecamatan Labuanamas Utara, HST, itu dikuatkan oleh Kepala Desa Mantaas, Wahyuni.

Dia mengakui, warga desanya banyak yang menyetrum ikan.

“Dulu hampir 70 persen yang menjadi penyetrum, sekarang jauh menurun. Diperkirakan tinggal 10-15 persen,” sebut dia.

Baca: Selingkuh, Istri Marah saat Suami Pingsan Alat Vitalnya Dipotong Kemudian Dibuang ke Toilet

Kades mengungkapkan, kesadaran mereka mulai tumbuh melalui pendekatan semua pihak, baik tokoh masyarakat, tokoh agama, kepolisian, TNI dan pemerintah.

Jadi kini tugas pemerintah mencari cara agar warga tak lagi tergantung sektor perikanan.

Baca: Dua Warga Indonesia Ini Nekat Melayat ke India, Ternyata Ada Hubungan Khusus dengan Sridevi

“Pada pertemuan silaturahmi dengan bupati HST di Desa Rantaubujur, hadir para penyetrum ikan. Mereka siap saja berhenti menyetrum, asalkan pemerintah membantu usaha di bidang pertanian,”kata kades.

Bahkan pensiunnya sejumlah penyetrum itu sudah terjadi Desa Kayurabah, Kecamatan Pandawan.

Baca: Cinta Terlarang Soekarno dan Inggit, Kebesaran Hati Seorang Wanita, Begini Drama Percintaannya

“Sampai Februari 2018, kami mengumpulkan 758 unit perangkat alat setrum. Bukan barang bukti hasil sitaan, tetapi diserahkan sendiri oleh penyetrum yang ‘insyaf’. Alhamdulillah,” ucap Bratu Panlega, satu anggota polisi perairan yang bertugas di HST.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved